Yeti Kristianti: Pati Berpeluang Jadi Contoh Perlindungan Nelayan dan Petani Garam

oleh -2 Dilihat
oleh
banner 468x60

PATI, inaraa.id – Kabupaten Pati dinilai memiliki peluang besar menjadi daerah percontohan dalam perlindungan dan pemberdayaan nelayan serta petani garam. Hal itu bisa terwujud apabila pemerintah daerah memiliki regulasi yang secara khusus mengatur sektor perikanan dan garam.

Anggota Komisi B DPRD Pati sekaligus Ketua Fraksi Gerindra, Yeti Kristianti, menilai keberadaan Peraturan Daerah tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Usaha Perikanan serta Petani Garam akan menjadi langkah strategis untuk memperkuat sektor ekonomi pesisir.

Saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Yeti mengatakan Kabupaten Pati memiliki potensi sumber daya perikanan dan garam yang cukup besar dibandingkan sejumlah daerah lain di Jawa Tengah. Potensi tersebut perlu dijaga dan dikembangkan melalui kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.

“Pati memiliki wilayah pesisir yang luas dengan jumlah nelayan dan petani garam yang cukup banyak. Ini merupakan aset daerah yang harus mendapat perhatian serius,” ungkapnya.

Menurutnya, perda tidak hanya berfungsi sebagai instrumen perlindungan saat harga komoditas turun, tetapi juga menjadi dasar dalam meningkatkan kualitas produksi, memperluas akses pasar, dan memperkuat kelembagaan pelaku usaha.

Yeti menambahkan, daerah yang memiliki regulasi jelas akan lebih mudah menyusun program pemberdayaan dan menarik dukungan dari pemerintah pusat maupun pihak terkait lainnya.

“Kalau regulasinya kuat, arah kebijakannya juga akan lebih jelas. Program-program yang dijalankan pemerintah bisa lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” jelasnya.

Legislator asal Juwana itu optimistis sektor perikanan dan garam dapat menjadi kekuatan ekonomi daerah di masa mendatang apabila mendapat dukungan yang memadai dari pemerintah.

“Saya berharap Pati bisa menjadi contoh daerah yang benar-benar hadir untuk melindungi nelayan dan petani garam. Mereka adalah bagian penting dari pembangunan ekonomi daerah yang tidak boleh diabaikan,” pungkas Yeti.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.