PATI – Meski kondisi fisiknya mulai membaik, korban dugaan perundungan di MTs Islam Wangunrejo masih mengalami trauma psikologis yang cukup berat. Hal itu diungkapkan oleh saudara korban, Sulistiyono, saat menerima kunjungan pendampingan dari Astuti Foundation, Dinsos, dan Kemenag.
Menurut Sulistiyono, korban masih menunjukkan ketakutan ketika melewati area sekolah maupun saat bertemu dengan guru.
“Secara fisik sudah membaik, tetapi secara mental masih trauma,” ujarnya.
Kondisi tersebut membuat keluarga mempertimbangkan untuk memindahkan korban ke sekolah lain demi mendukung proses pemulihan psikologis yang lebih optimal.
Keluarga berharap pendampingan yang diberikan berbagai pihak dapat membantu korban kembali percaya diri dan menjalani aktivitas pendidikan secara normal.









