Tanamkan Budaya Tertib di Jalan, Polresta Pati Gencarkan Edukasi Operasi Patuh Candi 2026

oleh -5 Dilihat
oleh
banner 468x60

PATI, inaraa.id – Kesadaran berlalu lintas menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah kecelakaan di jalan raya. Untuk mendorong hal tersebut, Satbinmas Polresta Pati terus mengintensifkan pembinaan dan penyuluhan melalui sosialisasi Operasi Patuh Candi 2026 kepada masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Pati, Selasa (27/10/2026).

Sosialisasi yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB ini dipimpin Kasubsatgas Binmas Ops Patuh Candi 2026 Polresta Pati, Iptu Sri Erawati, dengan didampingi tiga anggota Sub Satgas Binmas.

Penyuluhan dilakukan di beberapa lokasi, meliputi Jalan Ahmad Yani Pati, Jalan Pangeran Sudirman Pati, SMA Negeri 2 Pati, SMK Negeri 1 Pati, serta ruas Jalan Pati-Juwana di Desa Purworejo, Kecamatan Pati.

Petugas menyampaikan informasi mengenai 10 sasaran prioritas penindakan dalam Operasi Patuh Candi 2026. Kegiatan tersebut menyasar beragam kelompok masyarakat, termasuk pelajar, guru, pengguna jalan, hingga pengemudi ojek daring dan ojek pangkalan.

Kasat Binmas Polresta Pati, Kompol Hendrik Irawan, menyampaikan bahwa edukasi kepada masyarakat merupakan bagian penting dalam mendukung keberhasilan operasi tersebut. Melalui sosialisasi secara langsung, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya mematuhi aturan demi menciptakan keamanan dan kelancaran lalu lintas.

Ia menjelaskan, upaya membangun ketertiban berlalu lintas harus dimulai dari kebiasaan masing-masing individu. Pengendara diminta memastikan kelengkapan kendaraannya, membawa dokumen yang dipersyaratkan, serta mengikuti ketentuan rambu dan marka jalan.

Menurutnya, kelalaian dalam berkendara dapat berdampak pada keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Oleh sebab itu, kepatuhan terhadap aturan tidak boleh dianggap sebagai formalitas, melainkan kebutuhan setiap pengguna jalan.

Kompol Hendrik juga menyoroti pentingnya memberikan pemahaman keselamatan berlalu lintas kepada pelajar. Pembiasaan sejak dini dinilai dapat membentuk karakter generasi muda yang disiplin dan memiliki tanggung jawab ketika berada di jalan raya.

Ia berharap para siswa mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam aktivitas sehari-hari sekaligus memberikan contoh tertib berlalu lintas kepada teman-temannya.

Sementara itu, para pengemudi ojek online dan ojek konvensional juga diingatkan untuk menjaga keselamatan selama menjalankan pekerjaan. Tingginya aktivitas di jalan menuntut para pengemudi untuk lebih waspada, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta tidak mengabaikan peraturan demi mengejar waktu maupun mendapatkan penumpang.

Lebih lanjut, Kompol Hendrik menegaskan bahwa upaya menekan angka pelanggaran dan kecelakaan membutuhkan dukungan bersama. Kepolisian tidak dapat bekerja sendiri tanpa partisipasi masyarakat dalam membangun kebiasaan berkendara yang aman.

Melalui Operasi Patuh Candi 2026, Polresta Pati mengajak seluruh warga untuk meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan di jalan, menghargai hak sesama pengguna jalan, dan konsisten menaati peraturan lalu lintas.

Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian juga dapat memanfaatkan layanan Call Center Polri 110.

Pelaksanaan kegiatan pembinaan dan penyuluhan tersebut berlangsung dalam keadaan aman, lancar, dan terkendali.

(Humas Resta Pati)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.