DPRD Pati Soroti Kerugian Petani Akibat Fluktuasi Harga Ketela

oleh -29 Dilihat
oleh

PATI, inaraa.id – Fluktuasi harga ketela yang tidak menentu dinilai telah merugikan petani di Kabupaten Pati. Kondisi ini mendorong sebagian petani di wilayah Cluwak, Tayu, dan Margoyoso beralih ke komoditas lain seperti tebu.

Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslihan, mengungkapkan bahwa anjloknya harga ketela sebelumnya membuat banyak petani mengalami kerugian cukup besar.

“Kerugian yang dialami petani tidak sedikit. Ini yang menjadi alasan utama mereka beralih,” jelasnya.

Ia menegaskan, pemerintah harus hadir memberikan perlindungan terhadap petani, khususnya dalam menjaga stabilitas harga komoditas.

“Kami mendorong adanya kebijakan yang berpihak, seperti penetapan harga dasar atau intervensi pasar,” tambahnya.

(ADV)