Harga Anjlok, Petani Ketela di Pati Mulai Beralih ke Tebu

oleh -86 Dilihat
oleh

PATI, inaraa.id – Perubahan pola tanam terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Pati. Petani ketela di Kecamatan Cluwak, Tayu, dan Margoyoso mulai beralih ke tanaman tebu akibat harga ketela yang sempat anjlok dalam beberapa waktu terakhir.

Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslihan, menyebut kondisi ini sebagai respons alami petani dalam menghadapi tekanan ekonomi. Menurutnya, petani cenderung memilih komoditas yang lebih menjanjikan ketika harga pasar tidak stabil.

“Ketika harga ketela turun drastis, wajar jika petani mencari alternatif. Tebu saat ini dianggap lebih aman dari sisi harga,” ujarnya.

Ia menilai, fenomena ini perlu menjadi perhatian serius pemerintah agar tidak terjadi pergeseran besar-besaran yang dapat mengganggu keseimbangan produksi pangan.

“Kalau tidak segera diantisipasi, bisa berdampak pada ketersediaan bahan baku industri berbasis ketela,” tegasnya.

(ADV)