Mukit Apresiasi DPUTR Cegah Sampah Widodaren Meluap ke Pantura

oleh -461 Dilihat
oleh

PATI, inaraa.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati mengerahkan alat berat untuk membersihkan tumpukan sampah yang menyumbat aliran Sungai Widodaren di Desa Ketitang Wetan, Kecamatan Batangan. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah potensi luapan air yang dapat mengarah ke jalur Pantura dan permukiman warga.

Tumpukan sampah yang terdiri dari ranting kayu, batang pohon, serta limbah rumah tangga sebelumnya menumpuk di badan sungai sehingga berisiko menghambat aliran air, terutama saat debit meningkat akibat hujan.

Anggota DPRD Kabupaten Pati, Mukit, mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan DPUTR dalam menangani persoalan tersebut. Menurutnya, penanganan yang terlambat dapat berdampak serius karena Sungai Widodaren terhubung dengan aliran yang melintas dekat jalur nasional Pantura.

“Kalau Widodaren meluap, Pantura bisa tergenang. Itu tentu akan mengganggu lalu lintas utama Pantura di Pulau Jawa,” ujar Mukit.

Dalam proses pembersihan, ekskavator diturunkan untuk mengangkat batang kayu, ranting, hingga sampah plastik yang menumpuk di aliran sungai. Warga sekitar juga turut membantu petugas agar aliran air dapat kembali lancar.

Mukit menegaskan bahwa Sungai Widodaren memiliki peran penting sebagai jalur aliran air di wilayah tersebut. Jika alirannya tersumbat, limpasan air dapat mengarah ke kawasan permukiman warga dan berpotensi meluas hingga ke badan jalan Pantura.

Ia berharap upaya teknis yang dilakukan pemerintah juga diikuti dengan meningkatnya kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai.

“Penanganan dari DPUTR sudah baik, tetapi kesadaran masyarakat juga penting agar sungai tidak kembali tersumbat,” jelasnya.

Menurut Mukit, pengerahan alat berat di Desa Ketitang Wetan bukan sekadar upaya membersihkan sungai, tetapi juga langkah antisipatif untuk menjaga jalur Pantura tetap aman dari genangan serta memastikan arus lalu lintas tetap lancar.

(ADV)