Sungai Gulan Wedarijaksa Terbengkalai Sejak 2021, Warga Keluhkan di Musrenbangcam

oleh -427 Dilihat
oleh

PATI, inaraa.id – Kondisi Sungai Gulan di Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, dikeluhkan warga karena dinilai terbengkalai sejak 2021. Keluhan tersebut disampaikan langsung masyarakat dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam).

Anggota DPRD Kabupaten Pati, Nanda Yahya Prasetya, mencatat persoalan tersebut sebagai salah satu aspirasi warga yang perlu mendapat perhatian pemerintah daerah.

“Kondisi Sungai Gulan sudah dibiarkan terlalu lama. Warga khawatir luapan air bisa mengganggu permukiman, terutama saat musim penghujan,” ujar Nanda.

Menurut warga, kondisi sungai saat ini dipenuhi semak belukar dan sampah sehingga aliran air menjadi menyempit. Akibatnya, ketika hujan deras turun, air sungai kerap meluap hingga ke pekarangan rumah warga.

Melalui forum Musrenbangcam, masyarakat Kecamatan Wedarijaksa berharap Pemerintah Kabupaten Pati dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi Sungai Gulan dan memasukkannya dalam daftar prioritas penanganan.

Warga juga berharap persoalan tersebut tidak hanya dicatat setiap tahun dalam forum perencanaan, tetapi benar-benar ditindaklanjuti dengan langkah konkret.

Menanggapi hal itu, Nanda menyatakan akan meneruskan usulan warga kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Ia menilai perlu adanya survei lapangan untuk menentukan langkah penanganan yang tepat.

Menurutnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) maupun Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) perlu turun langsung untuk melihat kondisi sungai secara menyeluruh.

Warga berharap keluhan yang disampaikan dalam Musrenbangcam kali ini dapat segera mendapat respons dari pemerintah. Mereka menilai sungai yang terawat tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat mengurangi risiko banjir di kawasan permukiman.

(ADV)