Ali Badrudin: Kepedulian FWP Jadi Contoh bagi Elemen Masyarakat

oleh -12 Dilihat
oleh
banner 468x60

PATI, inaraa.id – Upaya membantu masyarakat menghadapi krisis air bersih selama musim kemarau tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Forum Wartawan Pati (FWP) turut mengambil bagian dengan menyalurkan bantuan air bersih secara langsung kepada warga yang terdampak.

Bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat Desa Tambahmulyo, Kecamatan Jakenan, dan Desa Soko, Kecamatan Gabus, pada Minggu, September 2026. Aksi tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial terhadap warga yang mengalami keterbatasan sumber air.

Ketua DPRD Pati Ali Badrudin mengapresiasi langkah yang dilakukan FWP. Menurutnya, keterlibatan wartawan dalam membantu masyarakat menunjukkan adanya kepedulian lintas elemen terhadap persoalan yang sedang dihadapi warga.

“Kami mengapresiasi Forum Wartawan Pati yang telah ikut turun tangan membantu masyarakat yang sedang mengalami krisis air bersih. Ini merupakan bentuk kepedulian yang sangat positif,” ujarnya.

Ali mengatakan, kemarau panjang dapat membuat sumber air warga menyusut bahkan tidak lagi mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari. Dalam kondisi seperti itu, bantuan air bersih menjadi sangat berarti karena dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat.

Ia berharap kegiatan sosial yang dilakukan FWP dapat menginspirasi organisasi maupun komunitas lain untuk ikut memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kita berharap semua pihak bisa bersama-sama membantu masyarakat. Pemerintah tentu harus hadir, tetapi dukungan dari organisasi, komunitas, termasuk teman-teman wartawan, juga sangat berarti,” katanya.

Menurut Ali, kolaborasi berbagai pihak menjadi penting dalam menghadapi kondisi darurat. Bantuan masyarakat dapat membantu memenuhi kebutuhan warga dalam jangka pendek, sementara pemerintah tetap harus menjalankan perannya dalam menyiapkan solusi penyediaan air yang lebih berkelanjutan.

Ia menilai persoalan kekeringan seharusnya menjadi perhatian bersama, terutama di wilayah yang setiap tahun menghadapi keterbatasan sumber air. Penanganan tidak cukup hanya dilakukan ketika kemarau tiba, tetapi perlu diikuti perencanaan pembangunan sumber air permanen.

Dengan sinergi antara pemerintah dan berbagai elemen masyarakat, Ali berharap beban warga terdampak kekeringan dapat ditekan. Di saat yang sama, kepedulian sosial yang tumbuh di masyarakat diharapkan semakin memperkuat upaya penanganan krisis air bersih di Kabupaten Pati.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.