Ali Badrudin: Seni Budaya Menjadi Identitas yang Membawa Nama Pati

oleh -32 Dilihat
oleh
banner 468x60

PATI, inaraa.id — Ketua DPRD Kabupaten Pati, H. Ali Badrudin, S.E., menilai Gelar Seni Budaya 2026 di Anjungan Jawa Tengah, TMII, Jakarta, menjadi kesempatan strategis untuk memperkenalkan identitas Kabupaten Pati melalui seni tradisional.

Dalam kegiatan yang berlangsung Minggu (27/9/2026) tersebut, sejumlah kesenian Pati ditampilkan, termasuk Sendratari Sapi Pragolo.

Ali mengatakan, budaya merupakan bagian penting dari identitas sebuah daerah. Karena itu, setiap penampilan kesenian Pati di luar daerah dinilai memiliki arti lebih luas daripada sekadar pertunjukan.

“Ketika kesenian Pati tampil di Jakarta, yang dibawa bukan hanya sebuah pertunjukan. Ada nama Pati, sejarah Pati dan identitas masyarakat Pati yang ikut diperkenalkan,” ungkap Ali.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat membuka semakin banyak ruang promosi bagi potensi budaya Pati.

“Kita memiliki banyak kekayaan budaya yang layak diperkenalkan. Tinggal bagaimana ruang dan kesempatan untuk menampilkannya terus diperluas,” katanya.

Ali juga mengingatkan agar pengembangan budaya tetap memperhatikan nilai dan karakter asli kesenian.

“Modernisasi boleh, kreativitas harus berkembang, tetapi akar budayanya jangan sampai hilang. Justru nilai itulah yang membuat sebuah kesenian memiliki karakter,” ujarnya.

Menurutnya, sinergi pemerintah, DPRD, seniman dan masyarakat diperlukan agar kebudayaan Pati tidak berhenti sebagai agenda seremonial.

“Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa berkelanjutan dan menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem kebudayaan di Kabupaten Pati,” pungkasnya.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.