Bukan Hanya yang Dirawat, DPRD Pati Dorong Korban Dugaan Keracunan MBG Turut Diperhatikan

oleh -1 Dilihat
oleh
banner 468x60

PATI, inaraa.id – Penanganan korban dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Pati.

Anggota DPRD Pati dari Fraksi PDIP, Suhartini, menilai penanganan tidak semestinya hanya diberikan kepada korban yang harus menjalani perawatan di rumah sakit. Siswa atau penerima manfaat yang mengalami keluhan kesehatan namun tidak sampai dirawat juga perlu menjadi perhatian.

Hal itu menjadi salah satu poin yang perlu dibahas DPRD setelah jajaran Komisi D melakukan sidak ke RSUD RAA Soewondo Pati, Mitra Bangsa, dan KSH Pati.

“Kita harus melihat persoalan ini secara menyeluruh. Jangan sampai perhatian hanya diberikan kepada mereka yang masuk rumah sakit, sementara yang mengalami keluhan tetapi tidak dirawat justru terlewat. Semua korban tetap harus mendapatkan perhatian dan perlindungan.”

Menurut Suhartini, pemerintah perlu memastikan mekanisme penanganan korban dilakukan secara adil dan transparan. Termasuk apabila nantinya terdapat kebijakan kompensasi bagi korban.

DPRD juga mendorong agar pendataan dilakukan secara menyeluruh sehingga tidak ada korban yang luput dari perhatian.

Menurutnya, kejadian tersebut harus menjadi evaluasi bersama karena program MBG berkaitan langsung dengan kesehatan anak-anak.

“Yang paling penting sekarang adalah memastikan seluruh korban tertangani dengan baik. Setelah itu baru kita evaluasi bagaimana kejadian ini bisa terjadi dan apa yang harus diperbaiki agar tidak terulang.”

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.