Chandra Minta KADIN Pati Jemput Investor, Jangan Berhenti di Seremonial

oleh -49 Dilihat
oleh
banner 468x60

PATI, inaraa.id – Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra meminta kepengurusan baru Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Pati mengambil peran aktif dalam mendatangkan investasi ke daerah.

Menurut Chandra, KADIN memiliki jaringan pengusaha yang luas sehingga dapat dimanfaatkan untuk membuka akses Pati terhadap calon investor dari berbagai daerah maupun luar negeri.

Hal tersebut disampaikan Chandra saat menghadiri pengesahan dan pengukuhan Dewan Penasehat, Dewan Pertimbangan, serta Dewan Pengurus KADIN Kabupaten Pati di Kantor KADIN Provinsi Jawa Tengah, Semarang, Selasa sore (6/10/2026).

Chandra menegaskan, pengukuhan kepengurusan KADIN tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Ia meminta organisasi dunia usaha tersebut segera bersinergi dengan Pemkab Pati untuk membawa investor masuk ke daerah.

“Pengesahan KADIN ini jangan hanya seremonial. Segeralah bersinergi dengan kami. Tolong investor-investor yang ada di jejaring KADIN dibawa ke Pati,” tegas Chandra.

Dorongan tersebut mendapat respons dari KADIN Jawa Tengah. Ketua Umum KADIN Provinsi Jawa Tengah Harry Nuryanto Soediro mengatakan pihaknya memiliki Tim Percepatan Investasi yang dapat dilibatkan untuk membantu Kabupaten Pati membuka akses kepada calon investor.

“KADIN Jawa Tengah memiliki tim percepatan investasi. Kami punya tim yang bisa mendatangkan para investor, juga bisa berkolaborasi dalam membentuk suatu kawasan industri,” ujar Harry.

Chandra mengatakan peluang investasi di Pati saat ini semakin terbuka setelah Pemkab Pati menggelar Pati Business Forum pada pekan sebelumnya. Forum tersebut diikuti sekitar 70 pengusaha dan menghasilkan agreement investasi senilai Rp12,6 triliun dari delapan perusahaan.

Investasi tersebut berasal dari pengusaha lokal maupun perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA).

“Agreement yang kami tandatangani kemarin mencapai Rp12,6 triliun dari delapan perusahaan yang berencana berinvestasi,” kata Chandra.

Menurut Chandra, kesepakatan tersebut tidak akan dibiarkan berhenti sebagai dokumen kerja sama. Pemkab Pati mulai melakukan tindak lanjut terhadap sejumlah perusahaan yang telah menyatakan minat investasi.

“Kita langsung eksekusi dengan beberapa perusahaan, khususnya perusahaan dari China dan Malaysia,” tegasnya.

Salah satu proyek yang tengah dipersiapkan yakni pembangunan pelabuhan perikanan. Chandra menyebut proses pembebasan lahan untuk proyek tersebut telah mencapai hampir 15 hektare dari total kebutuhan sekitar 35 hektare.

Pemkab Pati juga berencana melakukan kunjungan langsung untuk melihat kesiapan sejumlah calon investor sebelum memasuki tahapan kerja sama berikutnya.

Selain mendatangkan investor, Chandra menilai kesiapan kawasan industri menjadi faktor penting untuk meningkatkan daya tarik Pati. Pemkab Pati saat ini telah menjajaki rencana pengembangan kawasan industri dengan luas sekitar 1.400 hektare.

“Kita ingin menggandeng industri-industri yang ada di luar untuk kita ajak bekerja sama dan berinvestasi di Kabupaten Pati,” ujarnya.

Untuk mendukung masuknya investasi, Pemkab Pati juga melakukan penyederhanaan proses perizinan. Salah satunya melalui pemangkasan tarif Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) hingga 50 persen.

Pemkab Pati juga menyiapkan satu Person in Charge (PIC) yang bertugas mengawal kebutuhan perizinan masing-masing investor.

Chandra menyebut langkah tersebut dilakukan untuk memberikan kepastian kepada pelaku usaha.

“Ada beberapa perusahaan yang izinnya sampai berbulan-bulan tidak jadi. Kami selesaikan cuma dalam waktu sepuluh hari kerja,” ungkapnya.

Ia menilai kemudahan investasi tidak hanya ditentukan oleh besarnya potensi ekonomi suatu daerah, tetapi juga kepastian proses administrasi. Karena itu, birokrasi yang lebih sederhana dan terukur dinilai penting untuk menjaga kepercayaan investor.

Di sisi lain, Chandra juga mengingatkan agar persoalan rekrutmen tenaga kerja tidak sampai mencoreng iklim investasi di Kabupaten Pati.

Pemkab Pati, kata dia, akan memanggil sejumlah perusahaan untuk memastikan proses penerimaan tenaga kerja berjalan transparan dan tidak membebani pencari kerja dengan pungutan yang tidak semestinya.

“Jangan sampai citra investasi di Kabupaten Pati dicoreng masalah-masalah seperti ini. Kalau ada persoalan, harus dikomunikasikan dengan baik,” tegasnya.

Sementara itu, Harry Nuryanto Soediro menilai Kabupaten Pati memiliki peluang untuk berkembang menjadi salah satu tujuan investasi baru di Jawa Tengah.

Ia berharap pertumbuhan investasi di Pati juga dapat memberikan dampak lebih luas terhadap kawasan Pati Raya melalui kolaborasi ekonomi antardaerah.

“Pati ini sudah menjadi nama besar dari kawasan Pati Raya. Kami berharap Pati Raya bisa menjadi pemimpin untuk mengolaborasikan kegiatan ekonomi yang ada di Pati Raya,” kata Harry.

Harry juga mendorong pengurus KADIN Kabupaten Pati untuk membangun komunikasi secara aktif dengan pemerintah daerah dan KADIN Jawa Tengah. Menurutnya, setiap peluang investasi yang muncul di daerah perlu segera dikomunikasikan agar dapat ditindaklanjuti bersama.

Ketua KADIN Kabupaten Pati Didik Supriyanto mengatakan kepengurusan baru akan memperkuat posisi organisasi sebagai mitra strategis pemerintah daerah.

Ia menyebut pengukuhan tersebut menjadi momentum untuk menggerakkan kembali peran KADIN dalam mendukung dunia usaha di Kabupaten Pati.

Didik menegaskan KADIN Pati akan diarahkan menjadi wadah yang solid bagi pelaku usaha sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Chandra berharap kepengurusan baru KADIN mampu memanfaatkan jaringan bisnis yang dimiliki untuk menghadirkan lebih banyak peluang investasi dan usaha.

“Ini momentum awal kebangkitan KADIN Kabupaten Pati. Kita harus sama-sama membuktikan bahwa kekuatan Pati terus bergerak dan menyambut baik investasi yang akan datang,” tutur Chandra.

Pengukuhan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Umum KADIN Provinsi Jawa Tengah, Komite Tetap Bidang Organisasi KADIN Provinsi Jawa Tengah, Ketua Dewan Pertimbangan KADIN Pati, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.