Di Balik Medali Pelajar Pati, Ada Disiplin dan Perjuangan Panjang

oleh -69 Dilihat
oleh
banner 468x60

PATI, inaraa.id — Sebuah medali atau piala yang diterima pelajar sering kali hanya menjadi gambaran akhir dari perjalanan panjang. Di balik penghargaan tersebut terdapat latihan berulang, pengorbanan waktu, serta ketekunan untuk melewati berbagai tahapan kompetisi.

Hal itulah yang menjadi perhatian Anggota Komisi D DPRD Pati dari Partai Nasdem yang bergabung dalam Fraksi PDIP, Didin Syafrudin, saat sejumlah pelajar Pati menerima penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Pati dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Alun-alun Pati.

Para pelajar penerima penghargaan berasal dari berbagai jenjang, mulai SD, SMP hingga SMA. Mereka berhasil mencatatkan prestasi dalam sejumlah perlombaan dengan tingkat persaingan mulai nasional hingga internasional.

Didin mengatakan, capaian tersebut seharusnya tidak hanya dilihat dari hasil akhir yang tertulis dalam sertifikat atau jumlah piala yang dibawa pulang. Ada proses pembentukan mental dan kedisiplinan yang jauh lebih penting di balik pencapaian tersebut.

“Yang patut kita apresiasi bukan hanya ketika mereka menjadi juara, tetapi juga proses yang mereka jalani sampai bisa berada di posisi itu,” kata Didin.

Menurutnya, keberhasilan seorang pelajar membutuhkan konsistensi. Tidak semua proses latihan berjalan mudah, sehingga kemampuan untuk tetap bertahan ketika menghadapi kegagalan maupun tekanan kompetisi menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak.

Ia pun mengingatkan agar penghargaan yang diberikan pemerintah tidak berhenti sebagai seremoni. Momentum tersebut perlu dimanfaatkan untuk memperkuat perhatian terhadap kebutuhan para pelajar berprestasi.

“Anak-anak seperti ini perlu terus didampingi. Jangan setelah mendapatkan penghargaan kemudian selesai. Justru setelah itu harus ada pembinaan agar prestasinya bisa berkembang,” ujarnya.

Didin menilai dukungan orang tua dan guru juga tidak dapat dipisahkan dari keberhasilan siswa. Keduanya menjadi pihak yang paling dekat dalam mendampingi proses latihan, pendidikan, sekaligus menjaga motivasi anak.

Ia berharap capaian para pelajar Pati dapat menjadi inspirasi bahwa prestasi tidak lahir secara instan. Semangat belajar, disiplin, dan kemauan untuk terus memperbaiki diri harus dibangun sejak dini.

“Prestasi itu proses. Kalau pembinaan dilakukan secara konsisten, saya yakin akan semakin banyak anak Pati yang mampu mencapai prestasi lebih tinggi,” pungkasnya.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.