Dongkrak Hasil Panen, DPRD Pati Minta Kelompok Tani Diprioritaskan Menerima Bantuan Mesin

oleh -409 Dilihat
oleh
banner 468x60

PATI – Sektor pertanian dinilai masih menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat di Kabupaten Pati. Karena itu, DPRD Kabupaten Pati meminta pemerintah daerah terus memperkuat dukungan terhadap para petani melalui berbagai program yang mampu meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan mereka.

Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Warsiti, mengatakan salah satu kebutuhan yang banyak disampaikan petani adalah ketersediaan alat dan mesin pertanian (alsintan). Menurutnya, pemanfaatan teknologi pertanian dapat membantu petani bekerja lebih efisien serta mempercepat proses budidaya hingga panen.

“Karena itu kami berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan alat pertanian bagi kelompok tani. Bantuan tersebut tidak hanya meringankan pekerjaan petani, tetapi juga dapat meningkatkan produktivitas hasil pertanian sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani,” ujar Warsiti.

Ia menilai peningkatan hasil pertanian tidak hanya bergantung pada kualitas benih dan pupuk, tetapi juga dipengaruhi oleh dukungan sarana produksi yang memadai. Dengan peralatan yang lebih modern, petani dapat menghemat waktu, biaya operasional, dan tenaga kerja sehingga proses produksi menjadi lebih efektif.

Menurut Warsiti, pemerintah daerah perlu terus memperluas program pemberdayaan petani yang tidak hanya berfokus pada bantuan fisik, tetapi juga pendampingan, pelatihan penggunaan alsintan, serta penguatan kelembagaan kelompok tani agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Petani membutuhkan dukungan yang berkelanjutan. Selain bantuan alat, mereka juga perlu mendapatkan pendampingan agar teknologi yang diberikan benar-benar bisa meningkatkan hasil produksi dan memberikan manfaat jangka panjang,” katanya.

Ia juga berharap alokasi anggaran untuk sektor pertanian tetap menjadi perhatian dalam penyusunan APBD, mengingat besarnya peran sektor tersebut terhadap ketahanan pangan dan perekonomian daerah.

Menurut Warsiti, investasi pada sektor pertanian merupakan investasi bagi masa depan Kabupaten Pati. Apabila produktivitas petani terus meningkat, maka kesejahteraan masyarakat pedesaan juga akan ikut terdorong, sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Pati sebagai salah satu daerah penyangga pangan di Jawa Tengah.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.