DPRD Pati Dorong Pemkab Perkuat Pengawasan Internal dan Eksternal SPMB

oleh -29 Dilihat
oleh
banner 468x60

PATI – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Eko Kuswanto, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati memperkuat sistem pengawasan dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026. Pengawasan yang menyeluruh dinilai menjadi kunci untuk menjaga proses seleksi tetap bersih, transparan, dan akuntabel.

Menurut Eko, keberhasilan SPMB tidak hanya ditentukan oleh kesiapan sistem maupun regulasi, tetapi juga keseriusan seluruh pihak dalam mengawal pelaksanaannya agar terhindar dari berbagai bentuk penyimpangan.

“Pengawasan harus dilakukan secara berlapis. Mulai dari pengawasan internal oleh Dinas Pendidikan, pengawasan di tingkat sekolah, hingga pengawasan masyarakat. Dengan begitu peluang terjadinya pelanggaran bisa ditekan sejak awal,” ujarnya.

Ia menilai keterbukaan informasi kepada masyarakat juga harus menjadi prioritas. Seluruh mekanisme, jadwal, kuota, hingga hasil seleksi harus dapat diakses dengan mudah sehingga tidak menimbulkan prasangka maupun spekulasi di tengah masyarakat.

Eko menegaskan, Pemkab Pati perlu memastikan seluruh sekolah memahami aturan yang berlaku, termasuk larangan melakukan pungutan liar maupun menerima gratifikasi dalam bentuk apa pun selama proses penerimaan peserta didik berlangsung.

“Jangan sampai ada ruang abu-abu yang dimanfaatkan oleh oknum tertentu. Ketika seluruh prosedur dijalankan secara terbuka, masyarakat akan merasa mendapatkan pelayanan yang adil,” katanya.

Selain itu, Eko mendorong pemerintah menyediakan kanal pengaduan yang responsif sehingga setiap laporan masyarakat dapat segera diverifikasi dan ditindaklanjuti apabila ditemukan dugaan pelanggaran.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk membangun kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Pati.

“SPMB bukan sekadar proses administrasi tahunan, tetapi pintu masuk dalam membangun kualitas pendidikan. Karena itu saya berharap seluruh penyelenggara benar-benar menjaga integritas, profesionalisme, dan mengutamakan kepentingan peserta didik dibanding kepentingan lainnya,” tegas politikus Partai Demokrat itu.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.