PATI, inaraa.id – DPRD Kabupaten Pati mengkritisi kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) dalam melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan SPPG.
Dalam pembahasan tersebut, dewan menilai pengawasan yang dilakukan belum berjalan optimal dan cenderung masih bersifat administratif. Akibatnya, kualitas layanan yang diterima masyarakat dinilai belum sepenuhnya terjamin.
Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluya, menegaskan bahwa OPD harus lebih serius dalam menjalankan fungsi pengawasan, terutama dengan meningkatkan intensitas pemantauan di lapangan.
“Kami meminta dinas terkait untuk tidak hanya mengandalkan laporan, tetapi juga aktif turun ke lapangan memastikan standar layanan benar-benar terpenuhi,” ujarnya.
Ia menambahkan, lemahnya pengawasan berpotensi menimbulkan berbagai persoalan, mulai dari penurunan kualitas hingga risiko terhadap kesehatan masyarakat.
DPRD pun mendorong adanya perbaikan sistem pengawasan yang lebih terukur dan berkelanjutan agar pelaksanaan SPPG dapat berjalan sesuai standar yang ditetapkan.
(ADV)











