DPRD Pati Nilai Pangan Murah Jadi Penyangga Daya Beli Masyarakat

oleh -23 Dilihat
oleh
banner 468x60

Pati, inaraa.id – Program pangan murah dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadapi berbagai tantangan. Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PKS, Sadikin, mengatakan program tersebut perlu terus diperkuat agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Menurut Sadikin, kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok berpotensi menambah beban pengeluaran rumah tangga. Oleh karena itu, kehadiran program pangan murah menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah yang mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Program pangan murah merupakan kebijakan yang sangat membantu masyarakat, terutama bagi keluarga yang terdampak kondisi ekonomi. Kami berharap pelaksanaannya terus ditingkatkan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga,” ujarnya.

Ia menilai, selain menjaga stabilitas harga, program tersebut juga mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan pokok. Karena itu, pelaksanaannya perlu dilakukan secara konsisten dan menjangkau wilayah pedesaan maupun perkotaan.

Sadikin juga meminta pemerintah daerah terus melakukan pemetaan terhadap wilayah yang membutuhkan perhatian lebih, sehingga distribusi program pangan murah dapat berjalan tepat sasaran.

“Yang terpenting bukan hanya banyaknya kegiatan, tetapi bagaimana program ini benar-benar hadir di daerah yang masyarakatnya membutuhkan. Pemerataan harus menjadi prioritas agar tidak ada warga yang merasa tertinggal,” tambahnya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, serta para pemangku kepentingan terus diperkuat untuk menjaga stabilitas harga pangan. Dengan demikian, daya beli masyarakat tetap terpelihara sekaligus mendukung ketahanan ekonomi keluarga di Kabupaten Pati.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.