DPRD Pati Pastikan Aduan Kerusakan Infrastruktur Ditindaklanjuti, Hardi: Aspirasi Warga Jadi Dasar Penentuan Prioritas

oleh -405 Dilihat
oleh
banner 468x60

PATI – Berbagai laporan masyarakat mengenai kondisi jalan, jembatan, dan talut yang mengalami kerusakan di sejumlah wilayah Kabupaten Pati menjadi perhatian DPRD Kabupaten Pati. Aspirasi yang disampaikan warga melalui kegiatan reses maupun berbagai saluran pengaduan akan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan prioritas pembangunan infrastruktur.

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati, H. Hardi, mengatakan pihaknya terus menghimpun berbagai masukan dari masyarakat sebagai bagian dari fungsi representasi DPRD. Menurutnya, kebutuhan infrastruktur yang disampaikan warga harus direspons dengan langkah nyata melalui koordinasi bersama pemerintah daerah.

“Setiap aspirasi masyarakat kami tampung dan kami sampaikan kepada pemerintah daerah. Harapan kami, keluhan terkait jalan, jembatan, maupun talut yang rusak bisa segera ditindaklanjuti sesuai tingkat kebutuhan di lapangan,” ujar Hardi.

Ia menjelaskan, kondisi infrastruktur yang baik memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat, mulai dari transportasi, distribusi hasil pertanian, hingga akses menuju fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan. Oleh karena itu, perbaikan infrastruktur harus dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan skala prioritas.

Hardi menambahkan, DPRD terus berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) agar lokasi-lokasi yang mengalami kerusakan cukup berat dapat segera masuk dalam program penanganan. Menurutnya, sinergi antara legislatif dan eksekutif menjadi faktor penting agar pembangunan berjalan lebih efektif.

“Kami ingin setiap usulan masyarakat tidak berhenti sebagai catatan administrasi. Aspirasi itu harus diwujudkan dalam program pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Selain mendorong percepatan perbaikan, DPRD juga meminta pemerintah daerah melakukan pemeliharaan infrastruktur secara berkala agar kerusakan tidak semakin meluas. Langkah preventif tersebut dinilai lebih efisien dibanding menunggu kerusakan menjadi lebih parah yang membutuhkan biaya lebih besar.

Hardi berharap masyarakat tetap aktif menyampaikan informasi apabila menemukan kerusakan fasilitas publik di lingkungannya. Menurutnya, keterlibatan masyarakat akan membantu pemerintah dalam mempercepat identifikasi persoalan sekaligus menentukan penanganan yang lebih tepat sasaran.

“DPRD akan terus mengawal agar pembangunan infrastruktur dilakukan secara merata dan sesuai kebutuhan masyarakat. Tujuan akhirnya adalah memberikan pelayanan publik yang semakin baik serta mendukung pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah Kabupaten Pati,” pungkasnya.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.