PATI, inaraa.id – Kabar mengenai kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi yang disebut berlaku mulai 1 April 2026 dipastikan tidak benar. Anggota DPRD Kabupaten Pati, Eko Kuswanto, menegaskan informasi tersebut merupakan hoaks yang beredar di masyarakat.
Eko menyampaikan, klarifikasi telah dilakukan dengan pihak terkait untuk memastikan kebenaran isu tersebut. Ia mengaku telah berkomunikasi langsung dengan agen di Semarang, dan hasilnya tidak ditemukan adanya rencana kenaikan harga BBM subsidi.
“Setelah kami koordinasi dengan agen di Semarang, informasi itu dipastikan tidak benar,” ujarnya.
Ia menegaskan, hingga saat ini pemerintah pusat belum mengeluarkan kebijakan resmi terkait kenaikan BBM subsidi. Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya.
“Belum ada pengumuman resmi. Jadi masyarakat jangan langsung percaya pada kabar yang belum tentu benar,” tegasnya.
Selain sebagai anggota DPRD, Eko juga menjabat Ketua Paguyuban SPBU Kabupaten Pati. Ia memastikan akan terus memantau perkembangan situasi serta menjaga komunikasi dengan berbagai pihak agar informasi yang diterima masyarakat tetap akurat.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan agen maupun pemerintah agar informasi yang beredar benar dan tidak menyesatkan,” pungkas politisi Partai Demokrat tersebut.
(ADV)











