DPRD Pati Soroti Kerugian Petani Akibat Fluktuasi Harga Ketela

oleh -70 Dilihat
oleh
banner 468x60

PATI, inaraa.id – Fluktuasi harga ketela yang tidak menentu dinilai telah merugikan petani di Kabupaten Pati. Kondisi ini mendorong sebagian petani di wilayah Cluwak, Tayu, dan Margoyoso beralih ke komoditas lain seperti tebu.

Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslihan, mengungkapkan bahwa anjloknya harga ketela sebelumnya membuat banyak petani mengalami kerugian cukup besar.

banner 336x280

“Kerugian yang dialami petani tidak sedikit. Ini yang menjadi alasan utama mereka beralih,” jelasnya.

Ia menegaskan, pemerintah harus hadir memberikan perlindungan terhadap petani, khususnya dalam menjaga stabilitas harga komoditas.

“Kami mendorong adanya kebijakan yang berpihak, seperti penetapan harga dasar atau intervensi pasar,” tambahnya.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.