DPUTR Pati Siapkan Rp6,143 Miliar untuk Rehabilitasi Tiga Ruas Jalan di Winong dan Pucakwangi

oleh -58 Dilihat
oleh
banner 468x60

PATI, inaraa.id – Pemerintah Kabupaten Pati melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) melakukan rehabilitasi tiga ruas jalan yang menghubungkan wilayah Kecamatan Winong dan Pucakwangi. Proyek tersebut mencakup Jalan Mencon-Kletek, Kletek-Terteg, serta Winong-Pucakwangi dengan total anggaran mencapai Rp6,143 miliar.

Plt Sekretaris DPUTR Kabupaten Pati, Widyotomo, membenarkan adanya pekerjaan rehabilitasi tersebut. Ia menjelaskan, ketiga ruas jalan mendapatkan penanganan melalui metode konstruksi yang berbeda sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing lokasi.

“Benar, ada tiga ruas yang mendapatkan penanganan. Metode pekerjaannya berbeda-beda karena menyesuaikan kondisi jalan di masing-masing lokasi,” ujar Widyotomo.

Pada ruas Jalan Mencon-Kletek, rehabilitasi dilakukan sepanjang kurang lebih 1.680 meter dengan lebar rencana 4 meter. Penanganan menggunakan konstruksi beton kaku atau rigid pavement dengan mutu FS45.

Selanjutnya, ruas Jalan Kletek-Terteg mendapatkan rehabilitasi sepanjang sekitar 590 meter dengan lebar rencana 4,5 meter. Pekerjaan dilakukan menggunakan metode overlay AC-BC dengan ketebalan sekitar 5 hingga 7 sentimeter.

Adapun ruas Jalan Winong-Pucakwangi ditangani sepanjang kurang lebih 1.300 meter dengan lebar rencana 4,5 meter. Pada ruas ini, rehabilitasi menggunakan metode overlay AC-WC dengan ketebalan sekitar 4 hingga 6 sentimeter.

Widyotomo mengatakan, perbedaan metode konstruksi tersebut merupakan bagian dari penyesuaian teknis agar penanganan jalan dapat dilakukan sesuai kebutuhan di lapangan.

“Jadi tidak semuanya menggunakan metode yang sama. Ada yang menggunakan rigid dan ada yang dilakukan overlay. Penanganannya disesuaikan dengan kondisi lapangan dan kebutuhan konstruksi jalannya,” jelasnya.

Melalui rehabilitasi ini, DPUTR Pati berharap kualitas infrastruktur jalan di wilayah Winong dan Pucakwangi semakin meningkat. Selain memperbaiki kondisi permukaan jalan, pekerjaan tersebut juga ditujukan untuk menunjang kelancaran mobilitas masyarakat yang memanfaatkan jalur penghubung antarkawasan.

“Harapannya setelah pekerjaan selesai, kondisi jalan menjadi lebih baik dan fungsi ruas jalan sebagai penghubung antarwilayah bisa semakin optimal. Tentunya ini juga untuk mendukung aktivitas masyarakat yang menggunakan akses tersebut,” katanya.

Dengan nilai anggaran Rp6,143 miliar, pelaksanaan pekerjaan ditargetkan berlangsung selama 120 hari. Pemerintah daerah berharap rehabilitasi ketiga ruas jalan tersebut dapat mendukung kelancaran transportasi, distribusi barang, serta aktivitas perekonomian masyarakat di wilayah yang dilalui.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.