Dua Perempatan di Pati Jadi Sorotan, DPRD Minta Keselamatan Pengendara Diutamakan

oleh -188 Dilihat
oleh
banner 468x60

PATI, inaraa.id — Keselamatan pengguna jalan menjadi perhatian DPRD Kabupaten Pati menyusul adanya pemasangan polisi tidur dan rambu di dua perempatan yang selama ini dikenal rawan kecelakaan.

Anggota DPRD Kabupaten Pati, Suharmanto, menyebut perempatan pada jalur Desa Sokopuluhan–Winong serta Desa Triguno–Sembaturagung perlu mendapat perhatian lebih karena menjadi jalur dengan mobilitas kendaraan yang cukup tinggi.

Menurutnya, kondisi persimpangan yang ramai membutuhkan kewaspadaan ekstra dari pengendara. Apalagi, kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi berpotensi memperbesar risiko kecelakaan ketika bertemu dengan kendaraan dari arah lain.

“Persimpangan seperti ini memang harus mendapat perhatian. Ketika arus kendaraan tinggi, pengendara tidak boleh hanya mengandalkan kondisi jalan yang sepi. Kecepatan harus disesuaikan dengan situasi di sekitar,” ujar Suharmanto.

Politisi Partai Demokrat itu menilai pemasangan polisi tidur dapat menjadi pengingat bagi pengendara untuk lebih berhati-hati ketika memasuki kawasan persimpangan. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih tertib.

Ia mengatakan, persoalan di dua lokasi tersebut bukan hanya menyangkut kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga keselamatan masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar jalur tersebut.

“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat bisa merasa aman saat melintas. Jangan sampai sebuah titik baru mendapat perhatian setelah terjadi kecelakaan. Pencegahan harus dilakukan lebih dulu,” tegasnya.

Suharmanto juga mengingatkan pengendara agar tidak menganggap polisi tidur sebagai satu-satunya solusi. Kesadaran untuk mengurangi kecepatan dan memperhatikan kendaraan lain tetap menjadi faktor utama dalam mencegah kecelakaan.

Ia berharap fasilitas yang telah dipasang dapat dirawat dan dievaluasi secara berkala untuk memastikan keberadaannya benar-benar efektif dalam meningkatkan keselamatan.

“Fasilitas jalan sudah diperbaiki, sekarang tinggal bagaimana pengendara juga ikut menjaga keselamatan. Kalau infrastrukturnya mendukung dan perilaku berkendara juga baik, risiko kecelakaan tentu bisa ditekan,” pungkasnya.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.