Hardi Dorong Audit Dapur MBG di Pati: Jangan Tunggu Ada Korban Baru Berbenah

oleh -23 Dilihat
oleh
banner 468x60

PATI, inaraa.id – Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pati diminta tidak sekadar mengejar ketepatan distribusi. Setelah muncul dugaan keracunan ratusan siswa di Kecamatan Gembong, Wakil Ketua I DPRD Pati Hardi mendorong evaluasi terhadap standar pengelolaan dapur MBG.

Hardi menilai keamanan pangan harus ditempatkan sebagai bagian utama dalam pelaksanaan program tersebut. Sebab, makanan yang disediakan ditujukan kepada anak-anak sekolah yang membutuhkan asupan bergizi dan aman.

Menurut Hardi, evaluasi perlu dilakukan terhadap seluruh prosedur dapur, termasuk penyimpanan bahan makanan, pengolahan, kebersihan pekerja, hingga waktu distribusi.

“Kejadian ini harus menjadi bahan evaluasi bersama. Jangan sampai pengawasan baru diperketat setelah ada siswa yang mengalami gangguan kesehatan. Standar keamanan pangan harus benar-benar dijalankan sejak makanan diproses sampai diterima siswa.”

Ia berharap pemerintah daerah bersama pihak terkait dapat memastikan seluruh penyedia MBG menjalankan prosedur yang sama dan tidak mengabaikan aspek keamanan makanan.

Bagi Hardi, keberhasilan MBG bukan hanya soal makanan sampai ke sekolah, tetapi bagaimana makanan tersebut benar-benar layak, bergizi dan aman dikonsumsi.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.