Jalur Distribusi Hasil Pertanian Terancam Akibat Jalan Ambrol, DPRD Minta Perbaikan Diprioritaskan

oleh -39 Dilihat
oleh
banner 468x60

PATI, inaraa.id – Kerusakan jalan akibat longsor di ruas Jalan Maitan–Kayen, Desa Purwokerto, Kecamatan Kayen, tidak hanya mengancam keselamatan pengguna jalan, tetapi juga berpotensi menghambat roda perekonomian masyarakat. Ruas tersebut merupakan jalur utama distribusi hasil pertanian dari sejumlah desa menuju pusat perdagangan.

Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Miftahul Abid, mengatakan kondisi jalan yang terus memburuk dapat berdampak langsung terhadap aktivitas para petani. Menurutnya, keterlambatan distribusi hasil panen akan memengaruhi biaya operasional hingga pendapatan masyarakat.

“Jalan ini bukan sekadar akses lalu lintas, tetapi menjadi urat nadi perekonomian warga. Sebagian besar hasil pertanian dari wilayah Kayen melewati jalur tersebut sebelum dipasarkan,” ujar Abid.

Ia mengungkapkan, persoalan jalan longsor sudah disampaikan masyarakat sejak forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Namun hingga kini belum ada penanganan yang signifikan dari pemerintah daerah.

Menurut Abid, apabila kerusakan terus dibiarkan, kendaraan pengangkut hasil pertanian akan semakin kesulitan melintas. Bahkan bukan tidak mungkin biaya distribusi meningkat akibat kendaraan harus mengurangi muatan atau mencari jalur alternatif yang lebih jauh.

“Kalau distribusi terganggu, dampaknya bukan hanya dirasakan petani, tetapi juga pedagang dan masyarakat yang bergantung pada aktivitas ekonomi di wilayah tersebut. Infrastruktur yang baik menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi desa,” jelasnya.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Pati melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) segera merealisasikan perbaikan agar aktivitas ekonomi masyarakat tidak terus terganggu.

Abid menambahkan, pembangunan infrastruktur harus dipandang sebagai investasi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah jangan hanya melihat nilai proyeknya, tetapi juga menghitung manfaat ekonominya. Ketika akses jalan lancar, distribusi hasil panen lebih cepat, biaya angkut turun, dan pendapatan masyarakat ikut meningkat. Itu yang harus menjadi pertimbangan utama,” tegasnya.

Ia memastikan Komisi C DPRD Pati akan terus mengawal usulan tersebut agar segera masuk dalam daftar prioritas pembangunan daerah.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.