Jeruk Pamelo Dinilai Mampu Tingkatkan Pendapatan Masyarakat Pati

oleh -4 Dilihat
oleh
banner 468x60

PATI, inaraa.id – Jeruk pamelo kembali mendapat perhatian sebagai salah satu komoditas unggulan Kabupaten Pati yang dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Buah berukuran besar dengan cita rasa khas tersebut selama ini telah dikenal luas dan memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan.

Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Mukit, mengatakan jeruk pamelo memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai sumber pendapatan masyarakat, khususnya bagi petani di wilayah sentra produksi. Menurutnya, permintaan pasar terhadap buah tersebut masih terbuka lebar sehingga perlu dimanfaatkan secara maksimal.

“Jeruk pamelo Pati memiliki potensi yang luar biasa, saya berharap anak muda bisa ikut terjun untuk mengembangkannya,” ujar Mukit.

Ia menjelaskan, Kecamatan Gembong yang berada di kawasan lereng Gunung Muria selama ini menjadi salah satu daerah penghasil jeruk pamelo berkualitas. Dukungan kondisi alam yang sesuai membuat komoditas tersebut mampu berkembang dengan baik dan menjadi salah satu andalan sektor pertanian daerah.

Namun demikian, Mukit menilai potensi ekonomi jeruk pamelo belum tergarap secara optimal. Masih diperlukan berbagai upaya untuk meningkatkan produktivitas, kualitas hasil panen, serta memperluas jaringan pemasaran agar nilai jual buah tersebut semakin meningkat.

Menurutnya, pengembangan jeruk pamelo tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan petani, tetapi juga mampu membuka peluang usaha baru di sektor pengolahan dan perdagangan. Kehadiran industri turunan berbasis jeruk pamelo dinilai dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam memperkuat pengembangan komoditas tersebut. Pendampingan kepada petani, penyediaan bibit unggul, hingga kemudahan akses pasar menjadi faktor penting untuk mendorong pertumbuhan usaha jeruk pamelo.

“Kalau dikelola dengan baik, jeruk pamelo bisa menjadi salah satu kekuatan ekonomi masyarakat Pati. Potensinya besar dan sudah memiliki nama di pasaran,” katanya.

Mukit berharap seluruh pihak dapat bersinergi untuk mengembangkan komoditas tersebut secara berkelanjutan. Dengan pengelolaan yang tepat, jeruk pamelo diyakini mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Pati.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.