Ketua DPRD Pati Dorong Desa Perluas Akses Internet untuk Dukung Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat

oleh -423 Dilihat
oleh
banner 468x60

PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, mendorong pemerintah desa meningkatkan akses layanan internet bagi masyarakat sebagai bagian dari upaya mempercepat transformasi digital di tingkat desa. Menurutnya, kemudahan memperoleh akses internet saat ini menjadi kebutuhan yang tidak kalah penting untuk menunjang pendidikan, pelayanan publik, hingga pengembangan ekonomi masyarakat.

Ali mengatakan, masih ada masyarakat di sejumlah wilayah yang belum menikmati akses internet secara optimal. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama agar seluruh warga memiliki kesempatan yang sama dalam memanfaatkan teknologi digital.

“Di era digital seperti sekarang, akses internet sudah menjadi kebutuhan masyarakat. Karena itu, pemerintah desa perlu mencari langkah agar fasilitas tersebut bisa dimanfaatkan bersama oleh warga,” ujarnya.

Ia mengusulkan agar balai desa dimanfaatkan sebagai lokasi penyediaan layanan internet gratis yang dapat diakses masyarakat pada waktu-waktu tertentu. Menurutnya, fasilitas tersebut akan membantu pelajar, mahasiswa, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum dalam memperoleh informasi maupun mengembangkan kemampuan di bidang digital.

“Balai desa bisa dimanfaatkan sebagai tempat belajar bersama dengan dukungan WiFi gratis. Ini penting agar pelajar tetap bisa mengakses materi dan menyelesaikan tugas sekolah dengan baik,” kata Ali.

Selain mendukung kegiatan belajar, Ali menilai keberadaan internet di balai desa juga dapat dimanfaatkan untuk pelatihan keterampilan digital, pengembangan usaha mikro, akses layanan pemerintahan berbasis elektronik, hingga kegiatan pemberdayaan masyarakat lainnya.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di pedesaan. Semakin mudah masyarakat memperoleh akses informasi, semakin besar pula peluang mereka untuk meningkatkan pengetahuan, produktivitas, dan daya saing.

Ali juga mendorong pemerintah desa agar mengelola fasilitas tersebut secara baik dengan menetapkan aturan penggunaan yang jelas. Pengawasan terhadap pemanfaatan internet dinilai penting agar fasilitas yang disediakan benar-benar digunakan untuk kegiatan yang positif, edukatif, dan produktif.

“Dengan pengelolaan yang baik, keberadaan internet di balai desa bukan hanya mendukung dunia pendidikan, tetapi juga mendorong lahirnya masyarakat desa yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu memanfaatkan peluang ekonomi digital,” pungkasnya.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.