Ketua DPRD: Pelebaran Jalan Pati-Tayu Dinilai Bisa Buka Ruang Pertumbuhan Ekonomi

oleh -326 Dilihat
oleh
banner 468x60

PATI, inaraa.id — Sebuah jalan tidak hanya menjadi tempat kendaraan berpindah dari satu daerah ke daerah lain. Di sepanjang jalur Pati-Tayu, kelancaran akses juga berkaitan dengan aktivitas perdagangan, distribusi hasil usaha, serta hubungan ekonomi masyarakat di wilayah utara Pati dan daerah sekitarnya.

Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menilai peningkatan kapasitas Jalan Pati-Tayu dapat memberikan manfaat yang lebih luas apabila dilakukan secara terencana. Menurutnya, akses transportasi yang semakin lancar akan membuat hubungan ekonomi antarwilayah menjadi lebih mudah.

“Jalan yang baik dan kapasitasnya memadai akan memperlancar pergerakan orang maupun barang. Ini tentu bisa memberikan dampak positif terhadap kegiatan ekonomi masyarakat,” kata Ali Badrudin.

Ia menjelaskan, jalur Pati-Tayu memiliki posisi penting dalam menghubungkan berbagai aktivitas masyarakat. Kendaraan yang melintas bukan hanya warga yang melakukan perjalanan pribadi, tetapi juga kendaraan yang membawa barang dan kebutuhan perdagangan.

Ketika arus lalu lintas tersendat, kata Ali, dampaknya bisa menjalar ke berbagai sektor. Distribusi barang menjadi kurang efisien, waktu perjalanan bertambah, dan pelaku usaha harus menghadapi biaya operasional yang lebih tinggi.

Karena itu, ia memandang pelebaran jalan tidak semata-mata sebagai proyek pembangunan fisik. Lebih jauh, peningkatan kapasitas jalan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas ekonomi antara Pati dengan wilayah di sekitarnya, termasuk Jepara.

“Kalau konektivitasnya semakin baik, peluang interaksi ekonomi antarwilayah juga semakin terbuka. Orang lebih mudah bergerak, barang lebih cepat didistribusikan, dan kegiatan usaha bisa berjalan lebih efisien,” ujarnya.

Ali mengatakan, pembangunan infrastruktur harus melihat perkembangan kebutuhan masyarakat. Jika volume kendaraan terus bertambah, maka kapasitas jalan juga perlu disesuaikan agar tidak menjadi hambatan bagi aktivitas ekonomi.

Ia pun mendorong Pemprov Jawa Tengah memberikan perhatian terhadap kondisi Jalan Pati-Tayu karena status ruas tersebut merupakan jalan provinsi. DPRD Pati, lanjutnya, siap menyampaikan aspirasi masyarakat dan mengawal kebutuhan peningkatan infrastruktur tersebut.

“Harapan kami, persoalan ini bisa dilihat dalam perspektif yang lebih besar. Bukan hanya bagaimana mengurai kemacetan, tetapi bagaimana Jalan Pati-Tayu bisa menjadi konektivitas yang mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tutur Ali.

Menurutnya, infrastruktur yang memadai akan menjadi investasi jangka panjang bagi daerah. Kelancaran akses diharapkan dapat memperkuat hubungan antara pusat-pusat kegiatan ekonomi sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat pengguna jalan.

“Kalau akses antarwilayah semakin lancar, manfaatnya bukan hanya dirasakan pengendara. Dampaknya bisa masuk ke perdagangan, distribusi, usaha masyarakat, dan perekonomian daerah secara keseluruhan,” pungkasnya.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.