Ketua Umum DPP GMNI Muhamad Risyad Fahlefi Ajak Mahasiswa Kedepankan Aksi yang Konstruktif dan Mengingatkan Hati-Hati Terhadap Provokasi

oleh -9 Dilihat
oleh
banner 468x60

Jakarta, 13 Juni 2026 – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI), Muhamad Risyad Fahlefi, mengajak seluruh mahasiswa Indonesia untuk tetap menjunjung tinggi nilai-nilai perjuangan intelektual dalam menyampaikan aspirasi serta menolak segala bentuk tindakan anarkis yang dapat mencederai semangat demokrasi dan merugikan masyarakat luas.

 

banner 336x280

Menurutnya, mahasiswa memiliki sejarah panjang sebagai kekuatan moral dan agen perubahan yang berperan dalam mengawal perjalanan bangsa. Oleh karena itu, setiap bentuk kritik dan aspirasi yang disampaikan kepada pemerintah harus tetap berada dalam koridor konstitusi, etika, dan tanggung jawab kebangsaan.

 

“Mahasiswa memiliki hak untuk menyampaikan kritik terhadap berbagai kebijakan publik. Namun, sebagai kaum intelektual, mahasiswa juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa perjuangan tersebut dilakukan secara bermartabat, rasional, dan berorientasi pada kepentingan rakyat,” ujar Muhamad Risyad Fahlefi.

 

Ia menegaskan bahwa demokrasi Indonesia memberikan ruang yang luas bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat. Namun, dalam prosesnya seringkali terjadi adanya provokasi yang bermuara pada anarkisme.

 

“Sejarah menunjukkan bahwa kekuatan mahasiswa terletak pada gagasan, keberanian moral, dan kemampuan menawarkan solusi, ini yang harus dikedepankan,” tegasnya.

 

Ketua Umum DPP GMNI juga mengingatkan bahwa berbagai persoalan bangsa harus dijawab melalui dialog, kajian yang mendalam, dan partisipasi aktif dalam proses demokrasi. Menurutnya, ruang demokrasi harus menjadi arena pertukaran gagasan yang sehat.

 

“Ketika mahasiswa mengedepankan argumentasi yang kuat dan berbasis data, maka suara mahasiswa akan memiliki legitimasi yang lebih besar di hadapan publik maupun pengambil kebijakan. Inilah tradisi intelektual yang harus terus dijaga oleh gerakan mahasiswa Indonesia,” katanya.

 

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh organisasi kemahasiswaan untuk bersama-sama menjaga kondusivitas nasional dan memperkuat persatuan di tengah berbagai dinamika sosial dan politik yang berkembang. Menurutnya, perbedaan pandangan tidak boleh menjadi alasan untuk terjadinya polarisasi yang dapat mengganggu kohesi sosial bangsa.

 

“Kita boleh berbeda pendapat, tetapi jangan sampai kehilangan semangat persatuan sebagai sesama anak bangsa. Mahasiswa harus menjadi jembatan dialog dan solusi, jangan sampai memperkeruh keadaan,” lanjutnya.

 

Menutup pernyataannya, Muhamad Risyad Fahlefi mengajak seluruh mahasiswa Indonesia untuk terus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan rakyat melalui cara-cara yang baik.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.