Komisi A Pati Dorong Perhatian bagi Honorer APBD 2005 yang Masih Mengabdi

oleh -9 Dilihat
oleh
banner 468x60

PATI, inaraa.id – Pengabdian panjang tenaga honorer APBD 2005 di Kabupaten Pati mendapat perhatian dari Komisi A DPRD Kabupaten Pati. Mereka yang telah bekerja selama lebih dari 20 tahun dinilai layak memperoleh bentuk apresiasi dari pemerintah daerah.

Ketua Komisi A DPRD Pati, Narso, menyampaikan hal tersebut setelah menerima audiensi Forum Tenaga Honorer APBD 2005 bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di Gedung DPRD Pati.

Dalam audiensi tersebut, para tenaga honorer menyampaikan aspirasi agar pemerintah daerah mempertimbangkan pemberian tambahan penghasilan sebagai bentuk penghargaan atas masa pengabdian yang telah mereka jalani selama 21 tahun.

Narso menilai aspirasi tersebut memiliki alasan yang cukup kuat untuk dipertimbangkan. Terlebih, jumlah tenaga honorer APBD 2005 yang masih bertahan hingga saat ini tidak lagi banyak.

“Kalau melihat masa baktinya, tentu ini menjadi sesuatu yang perlu kita apresiasi. Mereka sudah mengabdikan diri selama 21 tahun untuk pemerintah daerah dan masyarakat Pati,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebagian besar tenaga honorer yang dahulu tergabung dalam kelompok tersebut kini telah beralih status menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Sementara itu, masih terdapat 23 tenaga honorer APBD 2005 yang hingga kini belum beralih status.

Kondisi tersebut, menurut Narso, menjadi pertimbangan tersendiri bagi pemerintah daerah untuk memberikan perhatian kepada mereka. Namun, setiap kebijakan yang nantinya diambil tetap harus memiliki dasar dan mekanisme yang sesuai dengan ketentuan.

“Jangan sampai pengabdian selama puluhan tahun ini tidak mendapatkan perhatian. Kami di Komisi A akan berupaya mengawal aspirasi mereka agar bisa dicarikan jalan keluarnya,” tegasnya.

Narso menambahkan, bentuk penghargaan terhadap para tenaga honorer tersebut tidak harus diwujudkan dalam bentuk tunjangan rutin. Pemkab Pati masih dapat mengkaji alternatif skema lain yang memungkinkan dan tidak bertentangan dengan aturan.

Komisi A DPRD Pati berharap aspirasi tersebut dapat dibahas bersama pemerintah daerah sehingga ditemukan solusi yang tepat bagi tenaga honorer APBD 2005 yang telah memberikan pengabdian panjang bagi Kabupaten Pati.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.