PATI, inaraa.id — Munculnya keluhan kesehatan pada sejumlah siswa di Kecamatan Gembong menjadi perhatian Komisi D DPRD Kabupaten Pati. Salah satu hal yang dipantau yakni kronologi munculnya gejala setelah siswa mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam sidak ke RSUD RAA Soewondo Pati, Kamis (10/9/2026), Wakil Ketua Komisi D DPRD Pati Endah Sri Wahyuningati menyebut pihaknya mendapat cerita langsung dari sejumlah siswa terkait waktu munculnya keluhan.
Menurut Endah, siswa mengonsumsi menu MBG pada Selasa (8/9/2026). Salah satu makanan yang disebut dikonsumsi siswa adalah nasi bakar.
“Rata-rata sakitnya kira-kira jam 9, jam 10 malam. Sudah mulai diare di rumahnya masing-masing, ada yang di asrama,” kata Endah.
Keluhan tersebut kemudian berlanjut hingga keesokan harinya. Sebagian siswa tetap datang ke sekolah meskipun kondisi mereka belum sepenuhnya pulih.
Kondisi beberapa siswa yang semakin berat akhirnya membuat mereka dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan.
Dalam pemantauan tersebut, anggota Komisi D Suhartini, Adhi Pamungkas, Yoga Dermawan, dan Maulana Adika Prastya juga ikut melihat kondisi siswa yang masih mendapatkan perawatan.
Komisi D kini menaruh perhatian pada rangkaian kejadian tersebut sebagai bahan pemantauan dan evaluasi atas pelaksanaan program MBG di wilayah Pati.
(ADV)









