Kuliner Tradisional Pati Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat

oleh -1 Dilihat
oleh
banner 468x60

PATI, inaraa.id – Keberagaman kuliner tradisional Kabupaten Pati dinilai memiliki potensi besar untuk memperkuat identitas daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Berbagai makanan khas yang telah diwariskan antargenerasi dianggap perlu dilestarikan dengan diiringi pengembangan usaha yang lebih luas.

Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, mengatakan kuliner daerah merupakan bagian dari kekayaan budaya yang mencerminkan sejarah serta kehidupan masyarakat. Karena itu, keberadaannya tidak cukup hanya dipertahankan, tetapi juga perlu dikembangkan agar memiliki nilai ekonomi yang semakin kuat.

Menurut Ali, sejumlah makanan khas seperti nasi gandul, soto kemiri, sego tewel, mangut kepala manyung, serta beragam olahan hasil perikanan merupakan potensi lokal yang dapat terus diperkenalkan kepada masyarakat di luar daerah.

Ia menilai keberlanjutan kuliner tradisional sangat bergantung pada para pelaku usaha yang selama ini menjaga resep dan proses pembuatannya. Dukungan terhadap pengembangan usaha menjadi penting agar para pelaku kuliner mampu bertahan sekaligus meningkatkan skala usahanya.

“Yang kita jaga bukan hanya resepnya, tetapi juga orang-orang yang selama ini menghidupkan kuliner tersebut. Kalau pelakunya bisa berkembang, kulinernya juga akan terus bertahan,” katanya.

Ali berharap promosi dan pengembangan kuliner lokal dapat dilakukan secara berkelanjutan. Dengan semakin dikenalnya makanan khas Pati, kuliner diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari identitas daerah, tetapi juga membuka peluang pendapatan bagi masyarakat.

Menurutnya, ketika orang mengenal Kabupaten Pati, berbagai makanan khas tersebut diharapkan turut menjadi bagian dari citra daerah yang mudah diingat.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.