Mukit Dorong Penguatan Peran Penyuluh Pertanian untuk Tingkatkan Kualitas Kelapa Kopyor Pati

oleh -410 Dilihat
oleh
banner 468x60

PATI – Upaya meningkatkan daya saing komoditas kelapa kopyor di Kabupaten Pati dinilai tidak bisa dilepaskan dari peran aktif Tenaga Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). Karena itu, Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Partai Demokrat, Mukit, mendorong pemerintah daerah memperkuat pendampingan kepada petani melalui penyuluh yang rutin turun ke lapangan.

Menurut Mukit, penyuluh pertanian merupakan ujung tombak dalam menyampaikan inovasi budidaya kepada petani. Kehadiran mereka sangat dibutuhkan untuk membantu petani mengatasi berbagai persoalan yang muncul, mulai dari perawatan tanaman hingga peningkatan kualitas hasil panen.

Ia menilai, pendampingan tidak cukup dilakukan melalui kegiatan sosialisasi semata. Penyuluh harus hadir langsung di sentra-sentra perkebunan agar dapat memberikan solusi sesuai kondisi yang dihadapi petani.

“Keberadaan penyuluh di lapangan sangat penting. Petani membutuhkan pendamping yang bisa memberikan arahan secara langsung, mulai dari teknik perawatan tanaman hingga cara mengatasi gangguan yang dapat menurunkan produktivitas,” ujar Mukit.

Legislator Demokrat itu juga mengingatkan bahwa perubahan cuaca dan munculnya berbagai ancaman terhadap tanaman menuntut petani untuk terus memperbarui pengetahuan. Oleh sebab itu, peningkatan kapasitas penyuluh harus menjadi perhatian pemerintah agar informasi dan teknologi terbaru dapat segera diterapkan oleh petani.

Menurutnya, penguatan fungsi penyuluhan akan memberikan dampak jangka panjang terhadap keberlanjutan usaha perkebunan kelapa kopyor yang selama ini menjadi salah satu komoditas unggulan Kabupaten Pati.

Mukit menegaskan Komisi B DPRD akan terus mengawal program-program Dinas Pertanian agar kegiatan penyuluhan berjalan optimal dan menjangkau seluruh kelompok tani secara merata.

“Kita ingin petani tidak hanya mampu meningkatkan hasil panen, tetapi juga menghasilkan kelapa kopyor dengan kualitas yang lebih baik sehingga memiliki nilai jual yang tinggi. Jika kualitas meningkat, daya saing juga akan semakin kuat dan pendapatan petani ikut bertambah,” tegas Mukit.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.