Pemprov Jateng Diminta DPRD Pati Tak Menunggu Kondisi Jalan Pati-Tayu Makin Parah

oleh -40 Dilihat
oleh
banner 468x60

PATI, inaraa.id — Padatnya lalu lintas di Jalan Pati-Tayu dinilai perlu direspons dengan perencanaan yang tidak hanya menyelesaikan persoalan hari ini, tetapi juga mengantisipasi kebutuhan masyarakat di masa mendatang. Ruas jalan provinsi tersebut menjadi salah satu jalur penting yang menopang aktivitas warga di wilayah Pati bagian utara.

Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PKB, Muntamah, mengatakan peningkatan mobilitas masyarakat harus diikuti dengan kesiapan infrastruktur. Menurutnya, pertumbuhan jumlah kendaraan merupakan sesuatu yang sulit dihindari sehingga kapasitas jalan perlu dipikirkan sejak sekarang.

“Pertumbuhan kendaraan akan terus berjalan. Karena itu, pemerintah jangan hanya menunggu ketika kemacetan sudah semakin parah baru kemudian mengambil langkah. Kebutuhan peningkatan kapasitas jalan harus mulai dipersiapkan dari sekarang,” ujar Muntamah.

Ia menilai Jalan Pati-Tayu memiliki fungsi strategis bagi masyarakat. Setiap hari ruas tersebut digunakan untuk berbagai kepentingan, mulai dari bekerja, bersekolah, berdagang hingga mengakses layanan publik.

Kondisi itu membuat persoalan lalu lintas di jalur tersebut tidak bisa dipandang sebagai persoalan sesaat. Jika tidak ada langkah antisipasi, kepadatan kendaraan dikhawatirkan semakin meningkat seiring bertambahnya aktivitas masyarakat.

Muntamah mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan kajian menyeluruh mengenai kebutuhan pengembangan Jalan Pati-Tayu. Kajian tersebut, kata dia, penting untuk menentukan bentuk penanganan yang paling tepat, termasuk kemungkinan pelebaran pada bagian-bagian jalan yang membutuhkan.

“Yang kita dorong adalah perencanaan jangka panjang. Pemerintah perlu melihat bagaimana kebutuhan jalan ini lima atau sepuluh tahun ke depan, bukan hanya kondisi lalu lintas saat ini,” jelasnya.

Menurut Muntamah, pembangunan infrastruktur membutuhkan proses dan perencanaan yang matang. Karena itu, semakin cepat kebutuhan tersebut dipetakan, semakin besar peluang pemerintah menyiapkan program secara bertahap.

Ia berharap koordinasi antara pemerintah daerah dan Pemprov Jateng terus diperkuat agar persoalan Jalan Pati-Tayu memperoleh solusi yang berkelanjutan.

“Jangan sampai persoalan baru ditangani ketika masyarakat sudah sangat terganggu. Lebih baik pemerintah melakukan antisipasi dan menyiapkan kebutuhan infrastrukturnya sejak awal,” pungkas Muntamah.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.