Persipa Pati Gagal Amankan Kemenangan, Gol Dahnyl Tuka Dibalas Persipur

oleh -62 Dilihat
oleh
banner 468x60

GROBOGAN, inaraa.id – Persipa Pati belum berhasil meraih kemenangan dalam laga uji coba tandang setelah ditahan imbang Persipur Purwodadi dengan skor 1-1. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Krida Bhakti, Purwodadi, Rabu (21/10/2026) sore, tersebut menjadi ajang evaluasi bagi Laskar Saridin sebelum menghadapi kompetisi mendatang.

Persipa sempat berada di atas angin setelah Dahnyl Tuka mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-53. Namun, keunggulan itu tidak mampu dipertahankan hingga akhir pertandingan lantaran Nuraji sukses menyamakan kedudukan pada menit ke-79.

Sejak peluit awal dibunyikan, skuad asuhan Salahudin langsung mencoba mengambil inisiatif serangan. Permainan cepat dengan tekanan tinggi diterapkan untuk mengganggu alur permainan Persipur yang tampil di hadapan pendukungnya sendiri.

Peluang pertama Persipa hadir melalui Frity Arman pada menit keenam. Sayangnya, tendangan keras kaki kirinya masih melenceng tipis dari sasaran. Persipur kemudian membalas ancaman tersebut dua menit berselang, tetapi Arifin Setyadi tampil sigap untuk mengamankan gawangnya.

Jual beli serangan terus terjadi sepanjang babak pertama. M Rizal Amin sempat menguji kemampuan Ferdian melalui tembakan jarak jauh pada menit ke-16. Kiper Persipur yang musim lalu menjadi bagian dari Persipa itu berhasil menghalau bola.

Tuan rumah juga nyaris mencetak gol ketika sepakan pemain depannya menghantam mistar pada menit ke-18. Persipa kembali memperoleh kesempatan melalui Iqbal Al Ghuzat pada menit ke-38, tetapi tendangannya masih mudah dijangkau penjaga gawang.

Menjelang jeda, M Rizal Amin menjadi salah satu pemain yang paling aktif menciptakan peluang. Tendangan salto pada menit ke-43 belum menemui sasaran, sementara sepakan kerasnya semenit kemudian kembali membentur mistar. Hingga babak pertama selesai, kedua tim belum mampu mencetak gol.

Selepas turun minum, Persipa tidak mengendurkan tekanan. Iqbal Al Ghuzat langsung mengancam melalui tembakan keras ketika babak kedua baru berjalan satu menit, tetapi Ferdian kembali menggagalkan peluang tersebut.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-53. Kelengahan barisan pertahanan Persipur dimanfaatkan dengan baik oleh Dahnyl Tuka. Winger Persipa itu berhasil menyelinap tanpa terdeteksi pemain lawan sebelum menaklukkan Ferdian dan membawa tim tamu unggul 1-0.

Untuk menjaga kebugaran sekaligus memberikan kesempatan kepada pemain lain, Salahudin melakukan tiga pergantian sekaligus pada menit ke-58. Salah satu pemain yang masuk adalah Yohanes Yapagaimu, yang pada 2025 pernah mendapat panggilan untuk mengikuti seleksi Timnas Indonesia U-17.

Setelah pergantian tersebut, jalannya pertandingan mengalami perubahan. Persipur semakin gencar melancarkan serangan demi mengejar ketertinggalan. Arifin Setyadi pun dipaksa bekerja keras, termasuk ketika menggagalkan tendangan bebas pada menit ke-72 dan menepis tembakan keras lawan semenit kemudian.

Tekanan Persipur akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-79. Melalui serangan cepat di area penalti Persipa, Nuraji berhasil menyelesaikan peluang dan mengubah skor menjadi 1-1.

Persipa berupaya kembali mengambil kendali permainan, tetapi tidak ada gol tambahan hingga wasit meniup peluit panjang. Kedua tim pun harus puas berbagi angka dalam pertandingan uji coba tersebut.

Usai laga, pelatih Persipa Pati, Salahudin, mengapresiasi performa para pemainnya. Meski menilai permainan tim sudah cukup baik, ia menyoroti pentingnya menjaga ketenangan dan mengendalikan emosi saat menghadapi provokasi lawan.

Menurutnya, kedisiplinan dalam menjalankan strategi menjadi hal yang perlu terus diperbaiki, terutama ketika tim melakukan pergantian pemain.

“Secara keseluruhan, anak-anak sudah bermain cukup bagus. Namun, yang perlu digarisbawahi dari laga sore ini adalah agar lebih bisa sabar dan mengontrol emosi meski lawan memancing,” ungkap Salahudin.

Mantan pelatih Persis Solo dan Persijap Jepara itu menambahkan bahwa strategi yang dirancang sejak awal sebenarnya berjalan sesuai harapan. Namun, perubahan komposisi pemain pada babak kedua turut memengaruhi permainan tim.

“Awalnya game plan berjalan baik. Namun, saat kita mengganti banyak pemain di babak kedua, kemudian semua berubah,” jelasnya.

Di sisi lain, CEO Persipa Pati, Rafi Rizqullah Arifin, menyampaikan apresiasi kepada Persipur atas pertandingan yang dinilainya memberikan banyak pelajaran bagi timnya.

Ia menilai atmosfer pertandingan dan tekanan dari suporter tuan rumah menjadi pengalaman penting untuk membangun kesiapan mental pemain sebelum menjalani kompetisi resmi. Rafi juga mengucapkan terima kasih kepada pendukung Persipa yang hadir langsung di Purwodadi.

“Tekanan dari suporter Persipur juga luar biasa. Ini jadi bekal berharga juga untuk tim di kompetisi nanti. Terima kasih juga suporter Persipa yang datang dan memberikan dukungan langsung di Purwodadi. Ini luar biasa,” ujarnya.

Rafi menegaskan bahwa para pemain telah memperlihatkan kemampuan yang patut diapresiasi, meskipun hasil akhir belum sesuai harapan.

“Anak-anak sudah menunjukkan kualitasnya. Namun, sayangnya kita kecolongan,” pungkasnya.

Hasil imbang tersebut menjadi catatan penting bagi Persipa Pati untuk meningkatkan konsistensi permainan. Evaluasi akan difokuskan pada kemampuan mempertahankan keunggulan, menjaga konsentrasi, serta mengantisipasi serangan lawan hingga pertandingan benar-benar berakhir.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.