Sadikin: Gropyokan Dinilai Belum Maksimal Tekan Hama Tikus di Pati Selatan

oleh -33 Dilihat
oleh
banner 468x60

PATI – Metode gropyokan atau perburuan tikus secara massal dinilai belum mampu mengatasi meningkatnya serangan hama tikus di wilayah Pati Selatan saat musim kemarau.

Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PKS, Sadikin, mengatakan penanganan hama tikus tidak bisa hanya mengandalkan gerakan sesaat tanpa strategi berkelanjutan.

banner 336x280

“Kalau hanya gropyokan sesekali, hasilnya tidak akan maksimal. Tikus berkembang sangat cepat, sementara penanganannya belum dilakukan secara menyeluruh,” ujarnya.

Menurut Sadikin, kondisi banyaknya lahan pertanian yang tidak ditanami akibat kekeringan justru mempercepat perkembangan populasi tikus di wilayah selatan Kabupaten Pati.

Ia menilai perlu adanya langkah terpadu antara pemerintah daerah, kelompok tani, dan dinas terkait agar pengendalian hama bisa berjalan lebih efektif.

“Harus ada gerakan serentak antarwilayah. Kalau hanya satu desa yang bergerak sementara daerah lain tidak, tikus akan berpindah dan masalahnya tidak selesai,” katanya.

Sadikin juga mendorong pemerintah kembali mengoptimalkan metode pengendalian alami, seperti pemasangan rumah burung hantu di kawasan persawahan yang rawan serangan hama.

Menurutnya, pengendalian hama yang tepat sangat penting untuk menjaga produktivitas pertanian dan mengurangi potensi kerugian petani menjelang musim tanam berikutnya.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.