PATI, inaraa.id – Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Siti Mastikah, mendorong seluruh pondok pesantren untuk terus memperkuat sistem pengawasan internal sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memberikan perlindungan yang maksimal kepada para santri.
Politikus PPP yang berasal dari wilayah Pati Selatan tersebut mengatakan, kepercayaan masyarakat terhadap pesantren harus dijaga melalui tata kelola yang baik, mulai dari sistem pembinaan, pengawasan, hingga mekanisme pelaporan apabila terjadi persoalan.
“Pesantren memiliki peran besar dalam mencetak generasi yang berakhlak mulia. Karena itu, kualitas pengawasan juga harus terus ditingkatkan agar orang tua merasa tenang ketika menitipkan pendidikan anaknya,” ujarnya.
Menurut Siti Mastikah, berbagai persoalan yang pernah terjadi di sejumlah daerah harus dijadikan bahan evaluasi bersama agar tidak kembali terulang di kemudian hari.
Ia menegaskan bahwa pembenahan sistem bukan berarti menyalahkan pesantren, melainkan bentuk komitmen untuk menjaga marwah lembaga pendidikan Islam agar semakin profesional.
“Evaluasi bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk memperkuat sistem yang sudah ada. Dengan pembinaan yang baik, pengawasan yang ketat, dan komunikasi yang terbuka, pesantren akan semakin dipercaya masyarakat,” katanya.
Selain itu, ia mengimbau para orang tua agar aktif berkomunikasi dengan pihak pesantren serta memastikan lembaga yang dipilih memiliki sistem pengasuhan dan pembelajaran yang jelas.
Menurutnya, sinergi antara pengasuh, pemerintah, dan keluarga menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif bagi para santri.
“Harapan kami, pesantren di Kabupaten Pati maupun daerah lainnya terus meningkatkan mutu layanan pendidikan sehingga mampu mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan akhlak yang baik,” pungkas Siti Mastikah.
(ADV)











