DPD GPM Lampung Sambut Terpilihnya I Gusti Ngurah Alit Kelaka, Bung Rahmat Tegaskan Kesiapan Kawal Tiga Agenda Strategis

oleh -16 Dilihat
oleh
banner 468x60

Bandar Lampung, 31/10/2026 – Terpilihnya I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan (Alit Kelakan) sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Marhaenis (DPP GPM) periode 2026–2030 mendapat sambutan hangat dari jajaran pengurus daerah. Alit terpilih secara musyawarah mufakat dalam Kongres X GPM yang berlangsung pada 28–29 Oktober 2026 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.
Ketua DPD GPM Provinsi Lampung, Rahmatullah—yang akrab disapa Bung Rahmat—menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa bangganya atas kepemimpinan baru di tingkat pusat tersebut.

Menurut Bung Rahmat, proses pemilihan yang berlangsung secara kekeluargaan ini merupakan manifestasi nyata dari demokrasi Pancasila dan Marhaenisme yang diajarkan oleh Bung Karno, sekaligus menegaskan jarak dari praktik demokrasi kapitalis.
Usai keterpilihannya, Alit Kelakan menetapkan tiga agenda utama organisasi. Menanggapi hal tersebut, Bung Rahmat menegaskan bahwa DPD GPM Provinsi Lampung siap tegak lurus mengawal serta mengimplementasikan instruksi DPP ke dalam aksi nyata di daerah.
Tiga agenda strategis yang siap dijalankan meliputi:

  • Konsolidasi dan Soliditas Organisasi Bung Rahmat menekankan pentingnya merapatkan barisan hingga tingkat cabang. Menurutnya, kejayaan organisasi hanya bisa diraih melalui kerja tim yang solid, komunikasi intensif, dan kolaborasi erat antarkader di seluruh wilayah Lampung.
  • Penguatan Ideologi Marhaenisme Menyelaraskan pandangan dengan DPP, Bung Rahmat menegaskan bahwa Marhaenisme tidak boleh sekadar berhenti sebagai teori di ruang diskusi, melainkan harus diwujudkan sebagai pedoman perjuangan.“Untuk memahami Pancasila secara utuh, kita harus paham Marhaenisme. Tugas kami di Lampung adalah memastikan nilai-nilai ini hidup dalam karakter serta tindakan sehari-hari setiap kader,” tegas Bung Rahmat.
  • Pendampingan Nyata Kaum Marhaen DPD GPM Lampung berkomitmen untuk hadir langsung di tengah masyarakat yang menghadapi ketidakadilan di sektor politik, ekonomi, maupun sosial. Kader GPM dituntut berdaya agar mampu memperjuangkan hak-hak rakyat kecil, buruh, petani, dan nelayan di bumi Lampung.

 

Bung Rahmat juga menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya kepada Ketua Umum DPP GPM periode sebelumnya, Ir. Izedrik Emir Moeis, M.Sc., atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin organisasi.
Dukungan kuat dari GPM Lampung ini dipimpin oleh figur yang memiliki rekam jejak panjang, baik dalam pergerakan pemuda maupun dunia kewirausahaan daerah.
Kiprah kepemimpinan Bung Rahmat tergembleng sejak di bangku kuliah saat mengemban amanat sebagai Ketua DPC GMNI Bandar Lampung periode 2016–2018. Pengalaman dalam organisasi mahasiswa tersebut menjadi fondasi ideologis yang matang sebelum ia dipercaya memimpin DPD GPM Provinsi Lampung periode 2025–2028.
Tidak hanya aktif dalam konsolidasi pergerakan, Bung Rahmat juga mewujudkan prinsip kemandirian ekonomi secara nyata. Sebagai seorang Pengusaha Muda Lampung sekaligus pemilik (Owner) dari TB Araa Jaya, ia membuktikan bahwa kader Marhaenis mampu berdaya secara ekonomi mandiri—sejalan dengan arah perjuangan GPM masa kini.
Bertepatan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda, Kongres X yang mengusung tema “Marhaenist Future: Dedication of Life, Tetap Setia di Jalan Ideologi” ini menjadi titik balik penting bagi konsolidasi GPM di seluruh Indonesia.
“Di bawah kepemimpinan Bung Alit Kelakan di tingkat pusat serta sinergi yang kuat di daerah, DPD GPM Lampung optimistis organisasi ini akan semakin solid, mandiri, dan terus konsisten berada di barisan terdepan dalam membela kepentingan rakyat,” pungkas Bung Rahmat yang juga pernah menjadi Tenaga Ahli Fraksi DPRD Kabupaten Pesawaran 2021-2024

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.