DPRD Akan Evaluasi Kinerja Dinkes Pati terkait KLB Campak

oleh -40 Dilihat
oleh
banner 468x60

PATI, inaraa.id – Kabupaten Pati masuk dalam tiga besar daerah dengan kasus Kejadian Luar Biasa (KLB) campak di Provinsi Jawa Tengah. Data tersebut mengacu pada laporan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang juga mencatat Kabupaten Cilacap dan Kabupaten Klaten dalam kategori serupa.

Kondisi ini mendapat sorotan dari DPRD Kabupaten Pati, khususnya Komisi D yang membidangi kesehatan. Ketua Komisi D, Teguh Bandang Waluyo, menilai tingginya kasus campak menjadi indikator perlunya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Dinas Kesehatan.

banner 336x280

“Kami baru menerima data ini dari provinsi dan tentu ini menjadi perhatian serius. Kita masuk tiga besar se-Jawa Tengah, ini bukan hal yang bisa dianggap biasa,” ujarnya.

Menurut Bandang, DPRD akan segera memanggil Dinas Kesehatan untuk meminta klarifikasi sekaligus mengevaluasi langkah-langkah penanganan yang selama ini telah dilakukan.

Ia menegaskan, evaluasi tersebut penting untuk mengetahui apakah program pencegahan dan penanganan yang berjalan sudah efektif atau masih terdapat kelemahan.

“Apakah ini terkait anggaran, sistem pelayanan, atau kesiapan di tingkat Puskesmas, semua akan kita dalami. Ini harus jelas supaya penanganannya tepat,” tegasnya.

Komisi D juga berkomitmen untuk mengawal proses penanganan hingga ke tingkat bawah, termasuk melakukan pengecekan langsung di lapangan.

Dengan langkah tersebut, DPRD berharap kasus campak di Kabupaten Pati dapat segera ditekan dan tidak berkembang menjadi masalah kesehatan yang lebih luas.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.