DPRD Pati Inginkan Kisah Sejarah Perlu Dikemas Kreatif agar Destinasi Pati Tak Sepi

oleh -27 Dilihat
oleh
banner 468x60

PATI, inaraa.id – Sejumlah destinasi bersejarah di Kabupaten Pati dinilai membutuhkan strategi promosi yang lebih kreatif agar mampu menarik wisatawan, khususnya generasi muda.

Sekretaris Komisi A DPRD Pati, Kastomo, menyebut keberadaan Gapura Majapahit, Petilasan Kadipaten Pesantenan, hingga Situs Candi Kayen merupakan modal penting untuk membangun wisata berbasis sejarah dan budaya.

“Sekarang tantangannya bagaimana membuat sejarah menjadi sesuatu yang menarik. Kalau hanya berupa bangunan dan cerita tanpa kemasan yang komunikatif, anak muda bisa kurang tertarik,” kata Kastomo.

Gapura Majapahit di Desa Muktiharjo, Kecamatan Margorejo, misalnya, dikenal sebagai destinasi wisata edukasi yang menyimpan kisah sejarah dan budaya.

Kastomo mendorong agar pengelolaan destinasi sejarah mulai memanfaatkan teknologi, seperti papan informasi yang informatif, kode QR, dokumentasi digital, hingga konten audiovisual.

“Sejarah bisa disampaikan melalui cara yang modern. Pengunjung datang, kemudian bisa langsung mengetahui siapa tokohnya, bagaimana ceritanya, dan apa nilai yang bisa dipelajari,” jelasnya.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, pengelola situs, komunitas budaya, sekolah dan pelaku ekonomi kreatif penting dilakukan agar wisata sejarah berkembang sekaligus memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat sekitar.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.