PATI, inaraa.id – Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDI Perjuangan, Danu Ikhsan HC, menyoroti penggunaan sound horeg dalam kegiatan sedekah bumi dan halal bihalal yang digelar masyarakat di sejumlah wilayah.
Menurutnya, tradisi sedekah bumi maupun halal bihalal merupakan kearifan lokal yang harus dijaga dan dilestarikan. Namun, pelaksanaannya tetap perlu memperhatikan kenyamanan serta ketertiban lingkungan, terutama terkait penggunaan sound system berdaya besar.
“Kami memahami bahwa kegiatan tersebut bagian dari budaya masyarakat. Silakan dilaksanakan dengan hiburan, tetapi penggunaan sound horeg harus bijak dan tidak berlebihan,” ujarnya.
Ia menegaskan, penggunaan suara dengan volume tinggi berpotensi mengganggu warga sekitar, terlebih jika berlangsung hingga larut malam. Oleh karena itu, panitia diminta untuk mengatur waktu dan tingkat kebisingan secara proporsional.
“Harus ada batasan yang jelas, baik dari sisi waktu maupun volume. Jangan sampai kegiatan yang seharusnya mempererat kebersamaan justru menimbulkan keluhan masyarakat,” tegasnya.
Danu juga mendorong panitia penyelenggara untuk berkoordinasi dengan pemerintah desa serta aparat keamanan guna memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif.
Selain itu, ia mengimbau masyarakat agar tetap menjaga suasana damai dan saling menghormati, sehingga tradisi yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat tanpa menimbulkan potensi konflik sosial.
“Kita ingin tradisi tetap berjalan dengan baik, namun ketertiban dan kenyamanan bersama juga harus menjadi prioritas,” pungkasnya.
(ADV)










