PATI, inaraa.id – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Gerindra, Hardi, mengapresiasi koordinasi dan komunikasi yang selama ini terjalin antara Pemerintah Kabupaten Pati dan DPRD dalam upaya penanganan bencana serta penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.
Menurut Hardi, sinergi yang baik antara eksekutif dan legislatif menjadi modal penting untuk memastikan setiap program bantuan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran. Dengan komunikasi yang intens, berbagai persoalan di lapangan dapat segera dicarikan solusi bersama.
“Penanganan bencana tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, DPRD, perangkat desa, hingga masyarakat agar setiap kebutuhan warga bisa segera ditangani,” ujar Hardi.
Ia menilai selama ini koordinasi antara DPRD dan pemerintah daerah berjalan cukup baik, terutama dalam menyikapi berbagai persoalan yang muncul akibat bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pati.
Menurutnya, DPRD selalu terbuka untuk menerima laporan dan aspirasi masyarakat yang kemudian diteruskan kepada pemerintah daerah agar mendapatkan tindak lanjut yang cepat.
“Ketika komunikasi berjalan baik, keputusan yang diambil juga akan lebih cepat. Yang terpenting adalah bagaimana masyarakat yang terdampak bisa segera merasakan manfaat dari kehadiran pemerintah,” tegasnya.
Hardi juga mengingatkan bahwa penanganan pascabencana tidak hanya sebatas pemberian bantuan darurat. Pemerintah perlu memikirkan langkah-langkah pemulihan ekonomi masyarakat agar aktivitas usaha dan mata pencaharian warga dapat kembali normal.
“Kami di DPRD akan terus mengawal kebijakan yang berpihak kepada masyarakat. Jangan sampai setelah bantuan diberikan, masyarakat justru dibiarkan berjuang sendiri untuk memulihkan kehidupannya,” tambahnya.
Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat sehingga seluruh program pembangunan dan penanganan bencana benar-benar mampu memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Pati.
(ADV)












