Joni Kurnianto Tekankan Kualitas Rehabilitasi Jalan Sitimulyo-Batas Blora

oleh -137 Dilihat
oleh
banner 468x60

PATI, inaraa.id — Rehabilitasi ruas Jalan Sitimulyo-Batas Blora di Kecamatan Pucakwangi mendapat perhatian dari DPRD Kabupaten Pati. Dewan meminta pengerjaan jalan tersebut tidak hanya berorientasi pada rampungnya proyek, tetapi juga memastikan kualitas konstruksi mampu bertahan dalam jangka panjang.

Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto, mengatakan ruas Jalan Sitimulyo-Batas Blora memiliki peran penting bagi masyarakat karena menjadi salah satu jalur penghubung dari wilayah Pucakwangi menuju perbatasan Kabupaten Blora.

Menurutnya, keberadaan jalan dengan kondisi yang baik dapat menunjang aktivitas harian masyarakat, sekaligus mendukung kelancaran kegiatan ekonomi di kawasan tersebut.

“Jalan Sitimulyo-Batas Blora ini memiliki fungsi penting karena menjadi akses masyarakat menuju wilayah perbatasan. Dengan anggaran sekitar Rp1,355 miliar, kami berharap kualitas pekerjaan benar-benar sesuai spesifikasi sehingga hasilnya bisa bertahan lama,” ujar Joni.

Berdasarkan informasi Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, penanganan ruas jalan tersebut dilakukan melalui pelapisan aspal menggunakan Laston Lapis Antara atau AC-BC.

Pekerjaan mencakup ruas sepanjang kurang lebih 1 kilometer dengan lebar rencana 4 meter. Lapisan AC-BC yang digunakan memiliki ketebalan sekitar 5 sampai 7 sentimeter.

Proyek dengan nilai anggaran sekitar Rp1,355 miliar tersebut memiliki durasi pelaksanaan selama 90 hari.

Joni menekankan agar seluruh material yang digunakan serta ketebalan lapisan aspal benar-benar mengikuti spesifikasi teknis. Ia menilai pengawasan sejak proses pengerjaan menjadi faktor penting untuk menjaga kualitas hasil pembangunan.

“Jangan sampai setelah selesai justru cepat mengalami kerusakan. Karena itu pelaksanaan dan pengawasan harus sama-sama diperhatikan, mulai dari material, ketebalan maupun proses pengerjaannya,” jelasnya.

Selain memberikan manfaat bagi warga sekitar, Joni menilai perbaikan ruas jalan di kawasan perbatasan juga memiliki dampak terhadap konektivitas antardaerah. Jalan tersebut dapat mendukung pergerakan masyarakat antara Pati dan Blora, termasuk distribusi hasil pertanian serta kegiatan perdagangan dan jasa.

Untuk menjaga hasil pekerjaan, Komisi C DPRD Pati juga mendorong pemerintah daerah tidak mengabaikan aspek pemeliharaan setelah proyek selesai. Perawatan secara berkala dinilai dapat memperpanjang umur layanan jalan sekaligus mencegah kerusakan kecil berkembang menjadi lebih parah.

“Kami berharap jalan ini benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Setelah selesai dibangun, pemeliharaan juga harus diperhatikan agar investasi pemerintah daerah melalui anggaran sekitar Rp1,355 miliar ini bisa optimal manfaatnya,” pungkas Joni.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.