Yassin Shodiq: Kepercayaan Orang Tua Harus Menjadi Amanah Pesantren

oleh -1 Dilihat
oleh
banner 468x60

PATI, inaraa.id — Kepercayaan orang tua menjadi salah satu hal yang harus dijaga oleh setiap pondok pesantren. Anggota DPRD Pati dari Fraksi PPP, Yassin Shodiq, menilai pesantren memiliki tanggung jawab besar karena orang tua menyerahkan pendidikan dan pembinaan anak kepada lembaga tersebut.

“Ketika orang tua menitipkan anaknya ke pesantren, yang dititipkan bukan hanya pendidikan, tetapi juga keselamatan, masa depan dan kepercayaan. Karena itu, amanah tersebut harus dijaga oleh seluruh pengelola pesantren.” tutur dia.

Menurutnya, lingkungan pesantren harus memberikan rasa aman kepada seluruh santri. Pendidikan agama dan pembentukan karakter perlu berjalan bersamaan dengan sistem perlindungan terhadap anak.

Persoalan keamanan tersebut menjadi perhatian serius setelah muncul kasus kekerasan seksual terhadap santri di Kabupaten Pati pada 2026. Komnas Perempuan menyebut kasus di salah satu pondok pesantren di Pati telah dilaporkan sejak 2024 dan kemudian dipantau penanganannya pada 2026.

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) juga menyatakan adanya permohonan pendampingan dari santriwati dalam kasus tersebut, termasuk untuk pendampingan hukum, rehabilitasi psikologis, dan pemenuhan hak korban.

Kondisi tersebut, menurut Yassin, harus menjadi momentum evaluasi bagi pengelola pesantren.

“Kita tidak boleh membiarkan satu kasus membuat masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap seluruh pesantren. Yang harus dilakukan adalah memperkuat sistem agar pesantren benar-benar menjadi tempat yang aman bagi santri.” lanjutnya.

Ia mendorong adanya mekanisme pengawasan internal, saluran pengaduan yang mudah diakses santri serta pendampingan apabila terdapat persoalan di lingkungan pondok.

Menurutnya, pengawasan bukan berarti mengurangi kewenangan pengasuh pesantren, melainkan memastikan proses pendidikan berlangsung sesuai tujuan dan nilai yang diajarkan.

“Santri harus memiliki ruang untuk menyampaikan persoalan ketika mengalami sesuatu yang tidak semestinya. Jangan sampai mereka takut berbicara,” Pungkas Dia.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.