DPRD Pati Minta Polisi Ungkap Motif di Balik Kasus Pembuangan Bayi di Bendung Sani

oleh -1 Dilihat
oleh
banner 468x60

PATI, inaraa.id – Penanganan kasus penemuan bayi perempuan yang meninggal dunia di kawasan Bendung Sani, Desa Sidokerto, Kecamatan Pati, mendapat perhatian dari kalangan legislatif. DPRD Kabupaten Pati meminta kepolisian mengusut perkara tersebut secara tuntas, termasuk mengungkap alasan yang melatarbelakangi peristiwa tragis itu.

Anggota Komisi D DPRD Pati, Eko Kuswanto, menegaskan bahwa penyelidikan tidak boleh hanya berfokus pada pencarian dan penetapan pelaku. Lebih dari itu, aparat penegak hukum diharapkan mampu menelusuri motif serta kondisi yang menyebabkan bayi tersebut dibuang hingga kehilangan nyawa.

Menurutnya, kejadian semacam ini perlu menjadi perhatian bersama karena bukan pertama kalinya terjadi di wilayah Kabupaten Pati. Ia menilai, terulangnya kasus serupa menunjukkan perlunya penanganan serius, baik dari sisi penegakan hukum maupun upaya perlindungan terhadap anak.

Eko menyebut, setiap bayi memiliki hak untuk hidup dan mendapatkan perlindungan. Oleh sebab itu, pengungkapan perkara harus dilakukan secara mendalam agar seluruh rangkaian peristiwa dapat diketahui secara jelas.

Ia juga berharap kepolisian dapat segera menyampaikan perkembangan penyelidikan kepada publik. Transparansi informasi dinilai penting untuk memberikan kepastian hukum sekaligus menjawab keresahan masyarakat atas kejadian tersebut.

Selain itu, Eko mengimbau warga yang memiliki informasi terkait peristiwa penemuan bayi tersebut agar tidak ragu menyampaikannya kepada pihak kepolisian. Informasi dari masyarakat diharapkan dapat membantu proses pengungkapan kasus secara objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.