Krenova 2026 Jadi Ruang Lahirnya Inovator Muda, DPRD Pati Minta Hasil Karya Tidak Berhenti di Lomba

oleh -38 Dilihat
oleh
banner 468x60

PATI, inaraa.id – Ajang Kreativitas dan Inovasi (Krenova) Pati Innovation Award 2026 dinilai bukan sekadar kompetisi tahunan, melainkan wadah strategis untuk melahirkan generasi muda yang mampu menciptakan solusi bagi berbagai persoalan di masyarakat.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, saat menghadiri penyerahan hadiah Krenova Pati Innovation Award 2026 di Ruang Pragola Pendopo Kabupaten Pati.

Menurut Joni, perkembangan daerah di masa depan sangat bergantung pada kemampuan generasi muda dalam menghasilkan gagasan-gagasan baru yang bernilai manfaat dan memiliki daya saing. Karena itu, pemerintah perlu terus memberikan ruang bagi anak muda untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Krenova ini bukan hanya tentang mencari pemenang. Yang lebih penting adalah bagaimana ide-ide kreatif yang muncul bisa terus dikembangkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Joni.

Politikus Partai Demokrat tersebut mengatakan, Kabupaten Pati memiliki banyak talenta muda yang potensial. Namun potensi itu harus dibarengi dengan pembinaan dan dukungan berkelanjutan agar inovasi yang lahir tidak berhenti sebagai konsep semata.

Ia menilai hasil karya peserta Krenova memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi produk unggulan daerah, terutama jika mampu menjawab kebutuhan sektor pertanian, perikanan, UMKM, hingga industri kreatif.

“Banyak inovasi yang sebenarnya sederhana, tetapi jika dikembangkan dengan serius bisa memiliki nilai ekonomi tinggi. Inilah yang harus kita dorong bersama agar kreativitas anak muda benar-benar menjadi kekuatan pembangunan daerah,” katanya.

Joni menambahkan, tantangan terbesar setelah sebuah inovasi lahir adalah proses hilirisasi atau penerapan di lapangan. Untuk itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan masyarakat agar karya-karya inovatif dapat berkembang menjadi produk yang produktif.

Sebagai bentuk dukungan, Komisi C DPRD Pati siap mendorong kebijakan yang memperkuat ekosistem inovasi di Kabupaten Pati, termasuk memperluas akses pelatihan, pendampingan usaha, hingga mempertemukan inovator muda dengan investor.

“Kami ingin para peserta Krenova tidak berhenti setelah menerima penghargaan. Justru setelah ini harus ada langkah lanjutan agar inovasi tersebut bisa diproduksi, dipasarkan, dan membuka peluang usaha baru. Kalau itu terjadi, manfaatnya tidak hanya dirasakan penciptanya, tetapi juga masyarakat luas,” tegasnya.

Ia berharap Krenova dapat terus menjadi agenda yang melahirkan inovator-inovator muda baru setiap tahunnya. Menurutnya, semakin banyak karya kreatif yang lahir dari generasi muda, semakin besar pula peluang Kabupaten Pati untuk tumbuh menjadi daerah yang maju, mandiri, dan berdaya saing.

“Pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas ide dan inovasi masyarakatnya. Karena itu, anak-anak muda harus berani berkarya dan berani membawa perubahan untuk Pati yang lebih baik,” pungkas Joni.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.