PATI – Larangan membawa kamera dan alat dokumentasi saat audiensi di Kejaksaan Negeri Pati menuai sorotan dari kalangan jurnalis yang meliput aksi demonstrasi AMPB, Jumat (31/7/2026).
Salah seorang jurnalis televisi nasional, Vindi Agil, mengaku menyayangkan kebijakan tersebut karena dinilai menghambat proses peliputan.
Padahal, menurutnya, wartawan yang hadir telah menunjukkan identitas pers resmi dan bertugas untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“Saat di sana itu tidak diperbolehkan masuk dengan membawa kamera. Kejaksaan kok sampai se-anti gitu sama kami?” ujarnya.
Vindi menilai dokumentasi dalam audiensi merupakan bagian penting dari prinsip transparansi dan keterbukaan informasi publik.
Ia berharap hubungan antara institusi penegak hukum dan insan pers dapat dibangun melalui komunikasi yang lebih terbuka dan saling menghormati tugas masing-masing.









