Muntamah Dorong Pesantren di Pati Perkuat Pendidikan Karakter dan Pengawasan

oleh -27 Dilihat
oleh
banner 468x60

PATI, inaraa.id – Pondok pesantren dinilai memiliki peran penting dalam perjalanan pendidikan dan pembentukan karakter masyarakat Indonesia. Anggota DPRD Kabupaten Pati, Muntamah, mengatakan keberadaan pesantren telah menjadi bagian dari tradisi pendidikan jauh sebelum berkembangnya sistem sekolah formal seperti saat ini.

Menurutnya, pesantren selama ini tidak hanya menjadi tempat untuk memperdalam ilmu agama. Lingkungan pesantren juga memiliki peran dalam membentuk akhlak, kedisiplinan, kemandirian serta tanggung jawab sosial para santri.

“Pondok pesantren itu adalah lembaga yang dulu memberikan pendidikan daripada sekolah pendidikan formal,” ujar Muntamah.

Ia menjelaskan, proses pendidikan di pesantren telah berlangsung dalam waktu panjang dengan memberikan bekal keagamaan sekaligus nilai-nilai kehidupan kepada para santri. Dari lingkungan tersebut, menurutnya, lahir banyak individu yang kemudian berkontribusi dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat.

Keberadaan pesantren juga telah mendapat pengakuan melalui Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. Regulasi tersebut menempatkan pesantren sebagai bagian dari penyelenggaraan pendidikan nasional dengan tiga fungsi utama, yakni pendidikan, dakwah dan pemberdayaan masyarakat.

Muntamah menilai posisi tersebut menjadi dasar penting bagi pesantren untuk terus memperkuat kualitas pendidikan sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat.

“Sebetulnya potensi untuk menggembleng para santri untuk menjadi orang-orang yang berakhlakul karimah dan calon pemimpin bangsa itu sudah terjadi, karena pondok pesantren sebelum pendidikan formal, pondok pesantren sudah ada,” jelasnya.

Di tengah munculnya sejumlah persoalan yang melibatkan oknum di lingkungan pesantren, Muntamah mengingatkan agar kasus individual tidak menghilangkan peran pesantren secara keseluruhan dalam pendidikan masyarakat.

Namun, ia juga menekankan pentingnya pembenahan internal. Para pengasuh dan pengelola pesantren diminta terus menjaga amanah yang diberikan orang tua ketika menitipkan pendidikan anak-anak mereka.

“Pondok pesantren harus bisa menjadi lembaga pendidikan yang diharapkan oleh masyarakat untuk menggembleng anak-anak yang punya karakter dan berakhlakul karimah,” tegasnya.

Untuk pesantren di Kabupaten Pati, Muntamah mendorong penguatan sistem pendidikan, pengawasan dan perlindungan santri. Lingkungan belajar yang aman dan nyaman dinilai menjadi bagian penting agar proses pendidikan dapat berlangsung secara optimal.

Ia berharap pesantren dapat terus menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola lembaga.

“Jaga amanah orang tua yang menitipkan anaknya. Jadikan ponpes sebagai rumah kedua yang melahirkan santri berkarakter,” pungkasnya.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.