Muntamah Sebut Budaya Disiplin Buang Sampah Jadi Kunci Lingkungan Bersih

oleh -79 Dilihat
oleh
banner 468x60

PATI, inaraa.id – Lingkungan yang bersih tidak selalu membutuhkan langkah besar. Anggota Komisi C DPRD Pati, Muntamah, menilai perubahan justru dapat dimulai dari kebiasaan sederhana masyarakat dalam memperlakukan sampah sehari-hari.

Menurut Muntamah, membuang sampah pada tempatnya harus menjadi bagian dari kedisiplinan warga, bukan sekadar dilakukan ketika ada imbauan atau kegiatan bersih-bersih.

“Menjaga kebersihan harus menjadi kebiasaan, bukan hanya gerakan ketika ada kegiatan tertentu. Kalau setiap orang disiplin mengelola sampahnya sendiri, lingkungan akan jauh lebih mudah dijaga,” kata Muntamah.

Politikus Fraksi PKB tersebut mengatakan pembentukan kebiasaan membutuhkan proses dan keteladanan. Karena itu, keluarga, lingkungan pendidikan, pemerintah desa, serta tokoh masyarakat memiliki peran untuk terus memberikan contoh kepada warga.

Ia menilai persoalan sampah kerap muncul bukan semata karena tidak adanya fasilitas, tetapi juga karena masih adanya anggapan bahwa sampah merupakan urusan orang lain setelah dibuang.

“Yang perlu kita ubah adalah cara pandangnya. Sampah yang kita hasilkan merupakan tanggung jawab kita juga. Jangan setelah keluar dari rumah kemudian merasa persoalannya sudah selesai,” ujarnya.

Muntamah mendorong agar budaya disiplin tersebut diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika berada di ruang publik. Kebiasaan kecil seperti membawa kembali sampah, memilahnya, dan membuangnya pada tempat yang tersedia menurutnya dapat memberikan dampak besar apabila dilakukan secara konsisten.

“Tidak harus menunggu program besar. Mulai saja dari diri sendiri, dari rumah, kemudian lingkungan sekitar. Kalau kebiasaan baik ini dilakukan bersama-sama, lama-lama akan menjadi budaya masyarakat,” jelasnya.

Ia berharap kepedulian terhadap kebersihan tidak berhenti pada persoalan estetika. Lingkungan yang terawat, menurut Muntamah, juga berkaitan dengan kenyamanan masyarakat dan keberlanjutan kehidupan di masa mendatang.

“Kalau kita ingin anak-anak kita tumbuh di lingkungan yang nyaman, maka kebiasaan menjaga kebersihan harus dibangun mulai sekarang,” pungkasnya.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.