PDIP Pati Ingatkan Perubahan APBD Jangan Berhenti di Atas Kertas

oleh -42 Dilihat
oleh
banner 468x60

PATI, inaraa.id – Persetujuan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Pati terhadap Perubahan APBD 2026 dibarengi dengan penekanan agar seluruh program yang telah dianggarkan benar-benar direalisasikan dan dirasakan masyarakat.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Pati, Suyono, menilai keberhasilan perubahan APBD tidak cukup hanya dilihat dari selesainya pembahasan dan persetujuan di DPRD.

Menurutnya, tahap paling penting justru berada pada pelaksanaan anggaran di lapangan.

“Dalam pandangan kami, anggaran harus memiliki manfaat yang jelas. Jangan sampai perubahan APBD hanya selesai secara administratif, tetapi realisasinya lambat dan masyarakat tidak merasakan dampaknya,” ujar Suyono.

Ia mengatakan percepatan realisasi harus menjadi perhatian seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

Terlebih, Perubahan APBD 2026 memiliki nilai sekitar Rp2 triliun dan belanja daerah sekitar Rp2,353 triliun. Struktur tersebut harus diikuti dengan pelaksanaan program yang terukur dan tepat sasaran.

Suyono juga menyoroti pentingnya penguatan pendapatan daerah.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu mencari ruang peningkatan pendapatan secara optimal tanpa mengabaikan kemampuan masyarakat.

“Pendapatan daerah harus diperkuat, tetapi pada saat yang sama belanja juga harus dipastikan efektif. Yang kita kawal adalah keseimbangan antara kemampuan fiskal daerah dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Fraksi PDIP, lanjut Suyono, akan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program setelah perubahan APBD ditetapkan.

“Persetujuan bukan berarti pengawasan selesai. Justru setelah anggaran berjalan, DPRD harus memastikan program dan anggaran tersebut dilaksanakan sesuai perencanaan,” pungkasnya.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.