PATI – DPRD Kabupaten Pati memberikan perhatian terhadap penataan kawasan tambat parkir kapal dan perahu di sejumlah wilayah pesisir. Melalui rekomendasi resmi dalam bidang pekerjaan umum, DPRD meminta Pemerintah Kabupaten Pati segera melakukan penertiban agar aktivitas di kawasan perairan berlangsung lebih tertib, aman, dan nyaman bagi para nelayan.
Anggota DPRD Kabupaten Pati, Jaza Khoerul Sofyan, menilai penataan area tambat kapal menjadi kebutuhan yang mendesak. Menurutnya, kondisi parkir kapal yang belum tertata berpotensi menimbulkan persoalan, mulai dari terganggunya mobilitas kapal hingga memicu kesalahpahaman di kalangan nelayan.
Ia mengatakan, kawasan perairan merupakan salah satu penopang perekonomian masyarakat pesisir sehingga harus mendapatkan perhatian yang sama dengan pembangunan infrastruktur di wilayah daratan.
DPRD juga mendorong agar organisasi perangkat daerah terkait segera menyusun langkah teknis, termasuk pemetaan lokasi tambat kapal, penataan jalur keluar masuk perahu, hingga penyediaan fasilitas pendukung yang memadai.
Jaza berharap upaya penataan tersebut dilakukan melalui koordinasi yang baik dengan pemerintah desa, kelompok nelayan, serta instansi terkait agar kebijakan yang diterapkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Jaza Khoerul Sofyan mengatakan, penataan kawasan tambat kapal bukan sekadar persoalan estetika, tetapi berkaitan langsung dengan keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat pesisir.
“Penataan area tambat kapal harus menjadi perhatian bersama. Dengan lokasi parkir kapal yang tertata, aktivitas nelayan akan lebih aman, arus keluar masuk perahu menjadi lancar, dan potensi gesekan antarnelayan dapat diminimalkan. Kami berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar kawasan perairan di Pati semakin tertib dan mendukung peningkatan ekonomi masyarakat pesisir,” ujar Jaza.
(ADV)











