Persipa Pati Terpaksa Bermarkas di Magelang, Rumput Sintetis Joyokusumo Jadi Kendala

oleh -1 Dilihat
oleh
banner 468x60

PATI, inaraa.id – Persipa Pati harus menjalani kompetisi Liga Nusantara 2026/2027 dengan status sebagai tim musafir. Laskar Saridin dipastikan mengajukan Stadion Moch Soebroto, Magelang, sebagai markas pertandingan setelah Stadion Joyokusumo Pati dinilai tidak memenuhi persyaratan regulasi kompetisi.

Keputusan tersebut menjadi pilihan manajemen setelah sejumlah stadion alternatif di sekitar Pati Raya mengalami kendala teknis. Faktor utama yang membuat Stadion Joyokusumo tidak bisa digunakan adalah kondisi lapangannya yang menggunakan rumput sintetis.

Chief Operating Officer (COO) Persipa Pati, Gani Rahmatullah Arifin, mengatakan pihaknya telah mengajukan Stadion Moch Soebroto sebagai home base untuk mengarungi musim baru. Meski harus bermain di luar daerah, manajemen berharap keputusan tersebut menjadi solusi terbaik agar Persipa dapat mengikuti kompetisi sesuai ketentuan.

Gani mengakui, bermain di kandang sendiri tentu menjadi harapan manajemen maupun suporter. Namun, regulasi yang berlaku membuat Persipa belum dapat memanfaatkan Stadion Joyokusumo sebagai tempat pertandingan kandang.

Manajemen pun sempat mencari alternatif lain di sejumlah daerah. Stadion Krida Rembang menjadi salah satu opsi, tetapi masih dalam tahap renovasi dan menghadapi kendala pada fasilitas lampu penerangan.

Sementara itu, Stadion Purwodadi juga belum memenuhi kebutuhan pencahayaan yang dipersyaratkan dalam kompetisi Liga Nusantara musim 2026/2027. Setiap stadion yang digunakan diwajibkan memiliki tingkat pencahayaan minimal 800 lux.

Persipa juga sempat mengusulkan Stadion Kebo Giro di Boyolali. Namun, rencana tersebut tidak dapat dilanjutkan lantaran stadion itu sudah lebih dahulu digunakan oleh Batavia FC, salah satu peserta Liga Nusantara.

Setelah mempertimbangkan berbagai kendala tersebut, Stadion Moch Soebroto di Magelang akhirnya menjadi pilihan yang diajukan manajemen Persipa.

Pemilihan stadion ini bukan semata-mata karena pertimbangan teknis. Magelang juga memiliki catatan sejarah yang berkesan bagi perjalanan Laskar Saridin. Persipa pernah merasakan keberhasilan di sana saat menjuarai Liga 3 Jawa Tengah pada 2021, sebelum akhirnya memperoleh tiket promosi ke Liga 2.

Kenangan tersebut diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi tim untuk mengulang pencapaian positif pada kompetisi mendatang. Manajemen berharap suasana yang pernah mengiringi keberhasilan Persipa itu kembali memberikan energi positif bagi para pemain.

Di tengah persiapan menghadapi Liga Nusantara 2026/2027, Persipa juga terus meningkatkan kesiapan tim melalui pertandingan uji coba.

Setelah bermain imbang 1-1 melawan Persipur Purwodadi pada Rabu (21/10/2026), Persipa dijadwalkan menghadapi PPSM Magelang pada Minggu (25/10/2026).

Laga yang direncanakan berlangsung di Stadion Moch Soebroto tersebut menjadi kesempatan bagi Persipa untuk menguji kesiapan skuad sekaligus mengenali kondisi lapangan yang berpotensi menjadi markas mereka sepanjang musim.

Dengan dipilihnya Magelang sebagai kandang, Persipa kini dihadapkan pada tantangan untuk tetap menjaga dukungan suporter dan performa tim meski harus menjalani pertandingan kandang jauh dari Kabupaten Pati.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.